Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Eksperimen Radiasi Manusia yang Pernah Dicoba Oleh Amerika, Ada Memakan Banyak Korban

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2022 |13:36 WIB
12 Eksperimen Radiasi Manusia yang Pernah Dicoba Oleh Amerika, Ada Memakan Banyak Korban
Ilustrasi Eskperimen Radiasi (Foto:Reuters)
A
A
A

Para perempuan hamil ini mengira diberi vitamin atau pil, namun calon ibu dan janinnya justru dipaparkan sejumlah radiasi yang didapat dari sinar-X. Eksperimen ini dilakukan untuk melihat seberapa cepat radioisotop pindah ke plasenta.

The Washington Post melaporkan bahwa setidaknya tiga anak yang lahir dari ibu yang termasuk bagian eksperimen ini meninggal lantaran tes. Kematiannya disebabkan oleh beberapa bentuk kanker.

2. Proyek Manhattan

royek Manhattan adalah upaya yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengembangkan bom atom fungsional selama Perang Dunia II. Proyek Manhattan dimulai sebagai tanggapan atas kekhawatiran terhadap para ilmuwan Jerman yang telah mengerjakan senjata menggunakan teknologi nuklir sejak 1930-an.

Pada 28 Desember 1942, Presiden Franklin D. Roosevelt mengizinkan pembentukan Proyek Manhattan untuk menyatukan berbagai ilmuwan dan pejabat militer yang bekerja pada penelitian nuklir. Sebagian besar pekerjaan di Proyek Manhattan dilakukan di Los Alamos, New Mexico, di bawah arahan fisikawan teoretis J. Robert Oppenheimer. Percobaan bom nuklir pertama dilakukan di lokasi gurun terpencil dekat Alamogordo, New Mexico pada 16 Juli 1945. Uji coba bom atom ini pun berhasil diledakkan.

Amerika Serikat (AS) menggunakan bom nuklir pertama kalinya ketika mengebom dua kota di Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Pada 6 Agustus 1945, bom uranium dijatuhkan di Hiroshima. Bom ini diberi nama Little Boy. Little Boy meledak dengan kekuatan sekitar 13 kiloton, meratakan lima mil persegi kota dan membunuh 80.000 orang seketika. Selain itu, puluhan ribu lainnya meninggal karena paparan radiasi. Lalu pada 9 Agustus 1945, bom Fat Man dijatuhkan di Nagasaki. Bom Fat Man ini merupakan bom plutonium. Akibat dijatuhkannya bom Fat Man ini, 40.000 orang tewas.

3. Proyek Eksperimen Sunshine

Pada tahun 1950-an, Pemerintah Federal membentuk jaringan di seluruh dunia untuk mengumpulkan jaringan secara diam-diam untuk memantau efek radioaktif dari uji coba senjata nuklir.

Mereka  mengumpulkan jaringan, terutama tulang, dari mayat tanpa mendapatkan izin dari keluarga terdekat untuk mencoba eksperimen tersebut. Eksperimen  ini pun dikenal sebagai Proyek SUNSHINE yang dirahasiakan lantaran berbagai alasan.

4. Eksperimen oatmeal dengan unsur radioaktif

Pada akhir 1940-an dan awal 1950-an, Komisi Energi Atom Amerika Serikat menyetujui eksperimen radiasi yang dilakukan di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Uniknya, dalam eksperimen ini menggandeng Quaker Oats sebagai mitra dan Sekolah Negeri Walter E. Fernald, yang kala itu dikenal sebagai Sekolah Eksperimental untuk Pengajaran dan Pelatihan Anak Idiotik ditunjuk sebagai tempat eksperimen.

Dilansir Smithsonian Magazine, tercatat lebih dari 70 anak laki-laki berusia 10 hingga 17 tahun menjadi peserta eksperimen dengan mengonsumsi oatmeal dan susu yang dicampur dengan zat besi dan kalsium radioaktif. Tak hanya itu, ada juga eksperimen suntikan kalsium radioaktif.

Sayangnya, anak-anak tidak tahu tentang eksperimen tersebut. Oleh sebab itu, pada 1998, Quaker Oats Co. dan MIT menyetujui ganti rugi sebesar 1,85 juta dolar AS yang diajukan oleh mantan siswa Fernald.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement