Berbeda dengan jenis vivipar (melahirkan) yang anaknya terhubung dengan plasenta induknya, hewan ovipar ini mendapat nutrisi dari dalam telur.
Tepatnya pada bagian kuning telur yang membantu agar embrio berkembang sampai akhirnya bisa menetas.
Dikutip dari animalwised, kelemahan dari ovipar ini adalah ketika telurnya berusaha diambil oleh pemangsa.
Walaupun memiliki cangkang telur yang berfungsi untuk melindungi dari incaran pemangsa, terkadang ada beberapa cangkang yang lemah.
Maka dari itu, induknya pasti akan berusaha melindungi atau menyembunyikan dalam sarang.
Di sisi lain, terdapat keuntungan pula dalam ovipar.
Dalam sekali berkembang biak, hewan ovipar dapat menghasilkan keturunan yang banyak sekaligus.
Kebanyakan hewan ovipar adalah jenis-jenis ikan, unggas, amfibi, semua burung, sebagian besar dari reptil, serangga dan bahkan ada pula monotremata (mamalia yang bertelur).