Share

Jejak Pendidikan Anies Baswedan, Pembuat Gerakan Indonesia Mengajar

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Sabtu 24 September 2022 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 624 2673778 jejak-pendidikan-anies-baswedan-pembuat-gerakan-indonesia-mengajar-uO9xcutibv.jpg Anies Baswedan/Heru Haryono

JAKARTA - Siapa yang tidak kenal dengan Anies Baswedan? Ia menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sejak tahun 2017 sampai saat ini.

Namun, masa kepemimpinannya sebagai gubernur akan berakhir Oktober mendatang.

Anies Baswedan lahir pada 7 Mei 1969 di Kuningan, Jawa Barat. Ia merupakan anak dari Rasyid Baswedan yang berprofesi sebagai dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia (UII) dan Aliyah Rasyid Baswedan, yang merupakan dosen dan guru besar emeritus di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Anies juga merupakan cucu dari Abdurrahman Baswedan atau dikenal dengan nama AR Baswedan. Kakek Anies tersebut merupakan pahlawan nasional yang dikenal sebagai seorang nasionalis, jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat, mubaligh, dan sastrawan Indonesia.

Perjalanan pendidikan yang ditekuni oleh Anies cukup panjang. Ketika usianya masih kecil, ia dikenal sebagai anak yang mudah bergaul dan punya banyak teman.

Sejak kecil, Anies sudah memiliki bakat sebagai organisator. Hal ini terlihat ketika usianya menginjak 12 tahun, ia berinisiatif untuk membentuk kelompok “Kelabang” atau Klub Anak Berkembang yang bertujuan untuk mengadakan berbagai kegiatan olahraga dan kesenian di kampungnya.

Setelah lulus dari pendidikan dasar, Anies melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia masuk ke SMP Negeri 5 Yogyakarta.

Ia tetap aktif mengikuti berbagai organisasi di sekolahnya, bahkan sampai menjabat sebagai ketua OSIS.

Di SMA, Anies terpilih untuk mengikuti program pertukaran pelajar dan dan tinggal selama setahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat.

Karena itulah, Anies menjalani masa SMA selama 4 tahun di SMAN 2 Yogyakarta dan baru lulus di tahun 1989.

Masih di Yogyakarta, Anies meneruskan pendidikannya di Universitas Gadjah Mada (UGM), tepatnya di program studi ekonomi.

Setelah mendapat gelar sarjana ekonomi di usia 26 tahun, Anies berkiprah di lembaga kajian ekonomi di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi UGM.

Haus akan ilmu, Anies melanjutkan pendidikan S2 di University of Maryland, School of Public Policy, College Park, Amerika Serikat.

Sementara jenjang S3 ia tempuh di Northern Illinois University, Department of Political Science, Dekalb, Illinois, Amerika Serikat.

Anies beruntung karena ia memperoleh beasiswa untuk program magister dan doktornya.

Nama Anies Baswedan mencuat di Tanah Air ketika terpilih sebagai rektor Universitas Paramadina pada 15 Mei 2007.

Saat itu ia menjadi rektor termuda di Indonesia, yakni pada usia 38 tahun. Salah satu gebrakan yang Anies buat di dunia pendidikan adalah Gerakan Indonesia Mengajar.

Pada 2009, Anies menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar yang merupakan tindak lanjut dari ide yang pernah diutarakan mendiang Profesor Koesnadi Hardjasoemantri, Guru Besar Hukum Lingkungan Universitas Gadjah Mada sekaligus mantan Rektor UGM.

Profesor Koesnadi adalah sosok yang mempelopori Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM) pada tahun 1950.

Berangkat dari semangat yang sama, Indonesia Mengajar dimaksudkan untuk mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia, bukan melalui seminar dan diskusi, tetapi melalui program konkret mengirimkan sarjana terbaik Indonesia menjadi guru SD.

Sebelum menjabat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019 sejak 27 Oktober 2014 yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, ia terkena reshuffle kabinet pada 27 Juli 2016.

Usai tak lagi berada di posisi menteri, Anies diminta Prabowo Subianto dari Partai Gerindra untuk maju bersama Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.

Hasilnya, kemenangan. Pada 16 Oktober 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini