Pasar Tanah Abang semakin berkembang setelah dibangunnya Stasiun Tanah Abang. Di tempat tersebut, mulai dibangun tempat-tempat seperti Masjid Al Makmur dan Klenteng Hok Tek Tjen Sien yang keduanya seusia dengan Pasar Tanah Abang.
Pada 1973, Pasar Tanah Abang diremajakan, diganti dengan empat bangunan berlantai empat, dan sudah mengalami dua kali kebakaran, pertama pada 30 Desember 1978, Blok A di Lantai 3 dan kedua menimpa Blok B pada 13 Agustus 1979.
Seiring dengan perkembangannya, Pemda Jakarta membangun Pasar Tanah Abang menjadi pusat grosir yang modern. Pasar Tanah Abang menjadi gedung pusat grosir berlantai 14 yang megah, modern, dan nyaman dilengkapi dengan pendingin udara. Kini, jumlah kios di Pasar tanah Abang telah lebih dari 10.000 kios.
2.Pasar Jatinegara
Salah satu pasar yang masuk kedalam pasar tertua di Jakarta yaitu Pasar Jatinegara yang berlokasi di Jakarta Timur. Pasar Jatinegara sudah ada sejak jaman Hindia Belanda tahun 1770an.
Dulu, Pasar Jatinegara bernama “Mester Passer” diambil dari nama pemilik kawasan yaitu Meester Cornelis Senen. Daerah ini sering dilalui Trem Batavia sehingga sangat populer sebagai pusat perdagangan. Pada masa penjajahan Jepang sekitar 1942, Mester Passer diubah menjadi Pasar Jatinegara hingga saat ini.