Share

UPN Veteran Jakarta Membangun Desa Berkemajuan di Indramayu

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 03 September 2022 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 03 65 2660051 upn-veteran-jakarta-membangun-desa-berkemajuan-di-indramayu-IUiwtDsdgQ.jpeg UPN Veteran Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Integrasi institusi pendidikan dengan masyarakat diimplementasikan oleh program studi Ilmu komunikasi melalui salah satu program Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kegiatan penelitian yang merupakan salah satu program kerjasama UPN Veteran Jakarta dengan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Program Penelitian yang dinaungi oleh Lembaga Penelitian dan Pengbdian Kepada Masyarakat (LPPM) ini dilakukan pada lokasi desa yang terletak di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung yang dilakukan dari (24/08). Menurut pernyataan dari Radita Gora, dosen program studi Ilmu Komunikasi UPNVJ sekaligus Ketua Peneliti yang melakukan koordinasi program penelitian untuk pengembangan desa dan bertujuan untuk membangun desa yang berkemajuan di multisektor terutama di sektor pertanian dan perdagangan hasil Bumi.

Baca juga: UPN Veteran Jakarta Terima 1.202 Calon Mahasiswa Baru Melalui Jalur Mandiri

“Bentuk penelitian ini sebagai upaya pengembangan lanjutan desa Jatisura yang bukan hanya berbasis riset atau publikasi saja, namun juga ada pengembangannya yang aplikatif berupa produk aplikasi digital sebagai pengembangan aplikasi desa yang terintengrasi secara online,” ujar Radita, Ketua Peneliti.

Baca juga: KKI Tinjau Kesiapan Pendirian Prodi Spesialis Radiologi UPN Veteran Jakarta

Tim penelitian memfokuskan penelitian untuk merujuk pada cakupan agraria seperti pertanian dan perkebunan, kemudian menelisik permasalahan perdagangan dari hasil Bumi sehingga disini penelitian berupaya untuk memberikan solusi dan akses cepat untuk peningkatan ekonomi warga yang mayoritas memiliki mata pencaharian petani.

Menurut Radita, hal ini diidentifikasi adanya krisis sumber daya manusia yang begitu minim dalam pengelolaan sawah 204.11 Hektare Sawah dan sumber daya perarian di Jatisura, Cikedung yang memadai seperti di situbolang hingga 6,25 hektare, namun jumlah pekerja pertanian yang jumlahnya tidak mencapai 50% dari luas lahan sehingga penting untuk perluasan akses distribusi perdagangan hasil Bumi dan terutama kemudahan akses informasi dan komunikasinya.

Follow Berita Okezone di Google News

“Oleh karena itu fokus pada agrarian ini lebih menitiberatkan pada aspek demografi, konsep luas lahan yang diidentifikasi dan diintegrasi dengan potensi hasil alam dan pengelolaan sumber daya manusianya,” lanjutnya.

Tak dipungkiri bahwa kurangnya sumber daya manusia dalam mengelola hasil Bumi di Jatisura juga diakui oleh Kuwu Desa (Kepala Desa) Jatisura, Mulyani. Menurut Mulyani, Jatisura mengatakan bahwa pertanian dan perkebunan merupakan potensi besar yang ada di Desa Jati Sura namun pengelolaan dan sumber dayanya yang masih kurang terkelola dengan baik dan kurang terkendali.

“Diharapkan dengan adanya Kerjasama yang baik dengan institusi Pendidikan bisa menemukan jalan keluar dan solusi penanganan masalah pertanian dan perkebunan ini, terutama dari segi kualitas tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat pertanian yang ada dis ekitar desa jatisura ini,” ujarnya.

Harapan dair penelitian ini bisa memberikan sebuah bentuk kerjasama yang implemnetatif yang bisa memberikan perwujudan hasil kerja yang jelas dengan berbasis riset dan data yang konkrit untuk memberikan solusi pertanian di Jatisura.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini