5. Peacock Flounders
Peacock flounders adalah salah satu ikan jenis pemangsa yang mematikan. Disebut seperti itu karena ikan ini memiliki sel-sel khusus yang dapat merubah warna kulit.
Sel-sel warna terhubung dengan matanya. Jadi ketika mata menangkap warna, ikan ini akan secara otomatis mengubah warna kulitnya hanya dalam waktu 5-8 detik.
Meski memiliki warna asli berupa coklat terang, tapi peacock flounders juga akan menyesuaikan warna kulit dengan lingkungannya.
6. Laba-Laba Kepiting
Laba-laba kepiting merupakan hewan laut yang mengubah warnanya untuk memangsa hewan lain.
Laba-laba kepiting memiliki warna putih, tapi beberapa kali hewan ini akan mengubah warnanya menjadi kuning.
Perubahan warna ini biasanya memakan waktu cukup lama yaitu sekitar 10-25 hari. Selama waktu itu, laba-laba kepiting ini akan menunggu dan mengintai mangsanya hingga warna tubuhnya berubah sempurna.
7.Serigala Arktik
Selain hewan-hewan kecil, ada juga hewan besar lainnya yang mampu mengubah warnanya.
Salah satunya adalah serigala arktik, hewan ini memiliki bulu tebal yang membuatnya tetap hangat di suhu beku yang mencapai -50 derajat celsius.
Uniknya bulu ini bukan hanya berfungsi sebagai "jaket" tebal tapi juga sebagai senjata untuk menyamar.
Di musim dingin, bulu serigala arktik menjadi putih bersih seperti salju. Warna ini akan membuatnya bisa dengan mudah mendekati kelinci dan ikan.
Ketika musim panas, bulu akan berubah menjadi coklat sewarna dengan bebatuan di sekitarnya.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik