Sementara itu, Presiden Chubu Gakuin University and College Katagiri Fumie mengatakan angklung dipilih karena kemudahannya yang bisa dimainkan oleh siapa saja.
“Angklung ini alat musik untuk semua orang. Tidak perlu memerlukan tenaga yang lebih untuk memainkannya karena digerakkan sedikit sudah bunyi, jadi ini memungkinkan untuk dimainkan oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya memiliki misi untuk menciptakan kebahagiaan bagi civitas akademika kampus tersebut dengan memainkan musik angklung.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik