Share

5 Jenis Jembatan yang Perlu Kamu Ketahui

Natalia Bulan, Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 624 2646617 5-jenis-jembatan-yang-perlu-kamu-ketahui-N0iQ6fRSI6.jpg 5 jenis jembatan/Freepik

JAKARTA - Berikut ini adalah 5 jenis jembatan yang perlu kamu ketahui dan kenali.

Jembatan adalah struktur yang dibuat untuk menyebrangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya.

Jembatan dibangun untuk penyebrangan pejalan kaki, kendaraan, atau kereta api di atas halangan.

Jembatan juga merupakan infrastruktur transportasi darat yang sangat vital dalam aliran perjalanan dan sering menjadi komponen kritis dari suatu ruas jalan, karena sebagai penentu beban maksimum kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut.

Namun, jembatan ternyata juga memiliki banyak jenis-jenisnya yang mungkin tidak kamu sadari.

Apa saja sih jenis-jenis jembatan yang ada? Mengutip dari laman DPU Kabupaten Kulonprogo, simak selengkapnya di sini!

1. Jembatan kayu (log bridge)

Jembatan kayu sesuai untuk konstruksi sederhana dengan bentang yang pendek.

Hal ini dikarenakan untuk bentang yang panjang, material kayu sudah tidak ekonomis lagi.

Dari segi materialnya, kayu memiliki beberapa kelebihan seperti relatif ringan, biaya konstruktif yang relatif murah, dapat dikerjakan dengan alat yang sederhana, dan tidak mudah dipengaruhi korosi.

Namun, kayu memiliki kekurangan seperti tidak homogen, mudah terbakar, ada cacat bawaan, dan perlu pengawetan lebih lanjut.

2. Jembatan beton (concrete bridge)

Jembatan ini biasanya menggunakan material beton dan digunakan untuk jalan raya.

Keunggulan dari jembatan ini adalah memiliki daya tekan yang kuat, kekuatan lentur yang tinggi, dan lebih awet.

Dalam perencanaan jembatan, beban yang dihitung meliputi beban primer, beban mati, beban hidup, beban kejut, dan beban sekunder.

 

3. Jembatan beton prategang (prestressed concrete bridge)

Jembatan beton prategang juga sering disebut pratekan. Ia memiliki kekuatan terhadap daya tekan berat dan tarik sekaligus.

Kelebihan jembatan beton prategang ini adalah terhindar dari keretakan, kuat terhadap pergeseran, dan strukturnya yang lebih kecil.

Sementara kekurangannya adalah alat dan kemampuan yang dibutuhkan untuk membuatnya tinggi dan biaya yang dibutuhkan lebih besar.

4. Jembatan baja

Konstruksi jembatan baja akan diperhitungkan kebutuhan bentangnya. Apakah akan memakai material baja dalam bentuk rangka atau baja profil menerus.

Jembatan ini menggunakan berbagai macam komponen dan sistem struktur baja seperti deck, grider, rangka batang, pelengkung, penahan, dan penggantung kabel.

 

5. Jembatan komposit

Jembatan komposit adalah jembatan yang mengkombinasikan dua atau lebih material yang berbeda sehingga dapat membentuk satu kesatuan yang memiliki sifat yang lebih baik.

Jembatan komposit yang umumnya digunakan adalah kombinasi antara bahan konstruksi baja dengan beton bertulang, yaitu dengan mengkombinasikan baja sebagai deck (gelagar) dan beton bertulang sebagai plat lantai jembatan yang bekerja sama mendukung beban sebagai satu kesatuan balok.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini