Share

11 Macam Alat Komunikasi Tradisional, Nomor 3 Bisa Dicoba

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Rabu 10 Agustus 2022 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 624 2645319 11-macam-alat-komunikasi-tradisional-nomor-3-bisa-dicoba-PR09SCZETt.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA- Ada 12 macam alat komunikasi tradisional harus anda ketahui. Sebelum menjamurnya alat komunikasi modern seperti ponsel dan komputer super canggih, dulu Indonesia memiliki alat komunikasi tradisional.

Alat-alat komunikasi tradisional ini tentunya berfungsi sebagaimana alat komunikasi modern, yaitu untuk menyampaikan pesan meski jangkauannya terbatas. Alat yang digunakan pun masih sederhana dengan menggunakan metode manual. Alat komunikasi tradisional ini tentunya sudah mengalami sejarah yang panjang.

Berikut 11 macam alat komunikasi tradisional yang dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1.Gambar Purba

Sebelum manusia mengenal komunikasi secara tertulis maupun lisan, mereka menggunakan cara ini. Manusia purba menggambar berbagai macam bentuk di dalam Gua.

Anda bisa menemukan gambar purba ini di Gua Leang-Leang, Maros, Sulawesi Selatan. Di dalam gua ini ada berbagai macam bentuk gambar, mulai dari gambar telapak tangan yang diperkirakan berusia 5.000 tahun, gambar binatang, hingga senjata tombak.

2. Asap

Asap digunakan sebagai alat komunikasi jarak jauh. Kepulan asap yang naik ke udara memiliki arti tertentu bagi setiap kelompok atau suku. Sayangnya, media komunikasi yang satu ini tidak bisa bertahan lama.

3. Prasasti

Pada zaman prasejarah, manusia belum mengenal yang namanya tulis menulis. Baru pada saat zaman sejarah sekitar abad ke-5 Masehi, manusia mulai mengenal aksara dan karakter tulisan. Mereka menggunakan media batu sebagai tempat untuk menulis atau berbagi informasi.

Peninggalan ini dinamakan prasasti. Salah satu contohnya adalah Prasasti Yupa yang menjelaskan mengenai upacara Waprakeswara oleh Raja Kutai, Mulawarman.

4.Daun Lontar

Setalah manusia mengenal tulisan dan karakter, perkembangan komunikasi pun semakin pesat. Budaya menulis menggunakan daun lontar berasal dari kalangan atas di zaman dahulu, seperti penguasa, pemimpin agama, hingga ilmuwan.

Daun lontar yang digunakan tentu yang sudah dibersihkan dan dikeringkan. Media yang satu ini populer di daerah Jawa, Madura, dan Bali.

5.Wayang

Salah satu warisan budaya Indonesia, wayang, masuk ke dalam salah satu daftar alat komunikasi tradisional pada masa lalu. Wayang digunakan sebagai media komunikasi untuk menyampaikan kisah-kisah atau pesan-pesan kepada masyarakat.

6. Cerita rakyat

Selain wayang, masyarakat zaman dahulu juga menggunakan cerita-cerita rakyat sebagai media komunikasi tradisional. Kisah yang ada di dalam cerita rakyat umumnya menceritakan kisah zaman dulu yang syarat akan makna.

Cerita rakyta bahkan tetap eksis sampai saat ini, seperti cerita Malin Kundang, Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas, dan lain-lain.

7. Sendratari

Sendratari atau seni drama tari merupakan alat komunikasi tradisional yang menarik. Sama halnya seperti wayang, bedanya sendratari diperankan oleh manusia asli. Pertunjukan Sendratari dijadikan sebagai hiburan, pendidikan, hingga pelestarian budaya.

8. Kentungan

Kentungan adalah alat komunikasi tradisional yang populer di berbagai daerah. Alat komunikasi yang satu ini dulunya digunakan untuk mengumpulkan massa, dibunyikan saat ada bahaya, atau sebagai penanda waktu.

Alat ini terbuat dari kayu jati atau bambu. Pada tahun 90an hingga awal 2000an masih mudah menjumpai kentungan. Sayangnya, seiring dengan berkembangnya zaman, kentungan semakin ditinggalkan.

9. Bedug

Anda pasti tidak asing dengan media komunikasi yang satu ini. Bedug merupakan sebuah alat komunikasi tradisional yang terbuat dari kulit sapi atau lembu yang cara penggunaannya seperti gendang.

Fungsinya hampir mirip dengan kentungan, hanya saja bedug identik dengan masjid dan digunakan untuk menandai waktu shalat.

10. Surat Kabar

Media komunikasi surat kabar mulai muncul di Indonesia pada era Belanda. Pada tahun 1744 muncul surat kabar pertama, yaitu Bataviasche Nouvelles. Lalu pada 1828 terbit lagi surat kabar bernama Javasche Courant yang berisikan berita resmi pemerintah, berita Eropa, hingga kutipan harian.

11. Kantor Pos

Sebelum menjamur pesan singkat elektronik, seperti SMS atau Email, orang-orang berbondong-bondong ke kantor pos untuk saling berkabar dengan keluarga atau teman yang jaraknya jauh.

Kantor pos akan mengirimkan surat yang telah anda tulis. Namun sebelumnya anda harus membubuhi perangko di atas surat.

(RIN)

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini