Share

4 Ideologi yang Pernah Ada di Era Pergerakan Nasional Indonesia

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 624 2642097 4-ideologi-yang-pernah-ada-di-era-pergerakan-nasional-indonesia-GTWwKRulAh.jpg

JAKARTA- Ideologi yang pernah ada di era pergerakan nasional Indonesia akan dibahas pada artikel kali ini. Sebelum mencapai kemerdekaan, Indonesia memiliki sejarah yang panjang.

Era Pergerakan Nasional menajdi salah satu sejarah yang wajib dikenang. Pada era yang dimulai sejak awal abad ke-20an ini, perjuangan seluruh rakyat Indonesia berubah dari yang tadinya kedaerahan menjadi bersatu.

Perjuangannya pun menjadi lebih elegan dengan membentuk organsasi, pikiran, dan politik. Hal ini karena munculnya berbagai macam ideologi. Berikut Ideologi Yang Pernah Ada Di Era Pergerakan Nasional Indonesia.

Berikut Ideologi yang pernah ada di era pergerakan nasional Indonesia dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1. Liberalisme

Liberalisme merupakan sebuah ideologi yang mengutamakan pada kebebasan setiap individu atau kebebasan dalam kehidupan masayrakat. Dengan demikian, masyarakat mampu berkembang dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Ideologi ini muncul di masyarakat Indonesia sebagai salah satu bentuk perlawanan kepada kaum penjajah. Di era Pergerakan Nasional, Indische Partij yang lahir pada 1912 menjadi pengusung dari ideologi liberalisme.

2. Nasionalisme

Berbeda dengan ideologi liberalisme, dalam ideologi nasionalisme menunjukan jika meski sebuah bangsa memiliki sebuah kesamaan budaya, bahasa, dan wilayah, namun tujuannya tetap satu. Dalam kata lain, ideologi yang satu ini menekankan pada rasa cinta dan rela berkorban demi tanah air.

Ideologi inilah yang menjadi dasar terbentuknya Partai Nasional Indonesia (PNI) pada 1926 yang diketuai oleh mantan presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

3. Komunisme

Seorang sosialis asal Belanda, Henk Sneevliet, memperkenalkan ideologi komunisme di Indonesia dengan membentuk Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) pada 1914. Yang kemudian pada 1919 berubah nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).

4. Demokrasi

Pada masa itu, ideologi demokarasi yang terkenal adalah demokrasi langsung. Sayangnya, pada masa itu susah untuk menerapkan ideologi ini mengingat kondisi bangsa Indonesia yang masih terjajah. Sehingga tak mungkin Belanda akan memperbolehkan penerapan ideologi demokrasi yang dianggap bisa membahayakan kedudukannya.

Demikian informasi mengenai Ideologi Yang Pernah Ada Di Era Pergerakan Nasional Indonesia. Semoga membantu.

(RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini