Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Timor Leste Akui Kampus Indonesia Menjadi Tujuan Favorit untuk Lanjutkan Pendidikan

Natalia Bulan , Jurnalis-Jum'at, 22 Juli 2022 |13:54 WIB
Timor Leste Akui Kampus Indonesia Menjadi Tujuan Favorit untuk Lanjutkan Pendidikan
Konferensi pers terkait kerja sama pendidikan Unika Atma Jaya dan Timor Leste di Jakarta, Kamis (21/7/2022)/Antara
A
A
A

JAKARTA - Presiden Timor Leste Dr Jose Ramos-Horta menyebutkan bahwa kampus Indonesia merupakan tujuan favorit masyarakatnya dalam melanjutkan pendidikan tinggi.

“Setiap tahun, pemerintah kami menyediakan anggaran pendidikan yang cukup besar untuk mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi. Angkanya mencapai 30 juta Dolar AS,” ujar Presiden Ramos-Horta dalam kunjungannya ke Kampus Unika Atma Jaya di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Dikutip dari Antara, Jose menyebutkan bahwa anggaran tersebut diperuntukkan untuk masyarakatnya untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke sejumlah kampus top dunia, termasuk untuk melanjutkan kuliah di Indonesia.

“Kampus-kampus Indonesia menjadi favorit mahasiswa kami,” ujar dia.

Dengan beasiswa itu, pihaknya ingin meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di negaranya. Sejumlah bidang yang menjadi prioritas adalah kedokteran, ekonomi, hukum, sains, teknologi, hingga teknologi informasi.

Dalam kesempatan tersebut, dia menekankan hubungan baik yang sudah terjalin dengan baik antara Indonesia dan Timor Lester, terutama di bidang pendidikan.

Pada kuliah umum di kampus itu, Ramos-Horta menekankan pentingnya komunikasi politik yang memberi dampak positif bagi kedekatan Timor Leste dan Indonesia dalam bidang pendidikan.

Salah satunya dengan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Timor Leste untuk kuliah di Unika Atma Jaya.

Rektor Unika Atma Jaya Dr A Prasetyantoko mengatakan pihaknya menyediakan beasiswa bagi 50 mahasiswa asal Timor Leste.

Sejumlah kerja sama lain yang dilakukan, di antaranya pertukaran mahasiswa, riset dan lainnya.

“Pemberian beasiswa merupakan perluasan pendidikan yang dilakukan Unika Atma Jaya dalam mendukung program pemerintah secara maksimal. Hal itu sejalan dengan cita-cita pendiri Atma Jaya, yakni Frans Seda, sebagai pendiri Unika Atma Jaya," jelas Prasetyantoko.

"Hubungan baik antara Timor Leste dan Unika Atma Jaya akan terus berlangsung dengan adanya program students exchange, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam bentuk kuliah kerja nyata (KKN) dan magang, kesempatan dosen untuk mengajar satu sampai dua mata kuliah di Timor Leste,” tutupnya.

(Natalia Bulan)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement