Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelajar di Blora Ciptakan Aplikasi Tukang Rosok Digital, Mudahkan Jual Sampah Via Online

Heri Purnomo , Jurnalis-Senin, 18 Juli 2022 |15:13 WIB
Pelajar di Blora Ciptakan Aplikasi Tukang Rosok Digital, Mudahkan Jual Sampah Via Online
Aplikasi Tukang Rosok Digital karya siswa SMAN 1 Blora/Heri Purnomo
A
A
A

BLORA - Seorang pelajar SMAN Negeri 1 Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berhasil membuat aplikasi sampah digital yang diberi nama Tukang Rosok Digital atau Kang Rosdi.

Aplikasi ini memudahkan warga yang akan menjual rosoknya melalui sistem online.

Sejumlah siswa di SMAN 1  Blora Jawa Tengah tampak sibuk memantau penjualan sampah melalui sistem online di gadget-nya.

Melalui aplikasi tersebutlah aktivitas pembelian sampah anorganik mereka lakukan.

Sistem aplikasi ini mereka buat untuk memudahkan warga yang akan menjual sampahnya.

Cukup dengan memotret sampah yang akan dijual melalui aplikasi Kang Rosdi, serta mencantumkan beratnya, maka admin Kang Rosdi akan langsung membalasnya untuk selanjutnya dilakukan transaksi pengambilan sampah tersebut.

Untuk 1Kg sampah dihargai Rp2,3 ribu, sampah-sampah tersebut selanjutnya dipilah di Bank Sampah sekolah.

Untuk sampah jenis botol plastik, mereka daur ulang menjadi kerajinan kursi ekobrik, sementara sampah kerta dijual kembali ke pengepul sampah.

Kerajinan daur ulang sampah plastik tersebut selanjutnya dijual kembali di aplikasi Kang Rosdi. Dari hasil penjualan itu, dalam sebulan mereka mampu mendapatkan uang sebesar Rp1-2 juta.

"Tujuan awal kita membuat aplikasi Kang Rosdi karena kami melihat tukang sampah yang biasa keliling di sekitar rumah itu seperti kurang efektif. Tukang sampah itu hanya berputar untuk mencari orang yang ingin menjual sampahnya,"

"Karena hal tersebut kurang efektif, kami berdua menemukan ide bagaimana kita membuat aplikasi yang mempertemukan antara penjual sampah dan pembeli sampah secara mudah,"

Melihat siswanya memiliki inovasi yang kreatif ini, ...merasa bangga karena siswa-siswanya bisa lebih tertarik dan peduli pada lingkungan.

"Untuk manfaat aplikasi ini yang pertama adalah sebagai program Adiwiyata sekolah, karena di SMAN 1 Blora sedang mengikuti lomba Adiwiyata tingkat nasional sehingga sangat terbantu untuk pengelolaan sampah secara digital ini,"

(Natalia Bulan)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement