Dalam sebuah buku yang berjudul Top Sukses Olimpiade IPA SD yang ditulis oleh M. Taufiq Fahrurozi, kepingan bimetal pada setrika listrik terdiri dari dua kepingan logam yang memiliki muaian koefisien yang berbeda dan dijadikan satu.
Logam yang digunakan adalah perunggu dan invar. Logam invar adalah perpaduan dari nikel dan baja.
Koefisien logam invar lebih kecil daripada perunggu, jadi jika bimetal dipanaskan kepingannya akan melengkung ke arah logam yang muanya lebih kecil, yaitu invar. Hal ini berbanding terbalik ketika bimetal didinginkan maka akan melengkung ke arah logam dengan koefisien yang lebih besar, yaitu perunggu.
Bukan hanya itu saja, buku tersebut juga menjelaskan mengenai prinsip kerja bimetal dengan perannya sebagai sensor suhu di dalam setrika listrik. Menurut buku tersebut, cara kerjanya adalah ketika setrika sudah cukup panas, kepingan bimetal melengkung untuk memisahkan kontak dan memutuskan listrik ke elemen untuk pemanas.
Sedangkan, saat dingin kepingan bimetal akan kembali lurus dan mengakibatkan listrik kemabli terhubung ke elemen panas.
Nah, itulah Prinsip kerja bimetal sebagai sensor suhu pada setrika listrik. Jadi intinya adalah prinsip yang digunakan pada setrika listrik merupakan pemuaian untuk mengatur suhu.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik