Sebelumnya, perhitungan tersebut pernah dilakukan Ptolemy dengan hasil tahun matahari, 365 hari, 5 jam, 55 menit, serta 12 detik.
Selain memperbaiki hasil perhitungan Ptolemy, Al-Battani juga menemukan arah matahari.
Tak hanya itu, Al-Battani juga membuat kitab Al-Zih Al-Sabi yang menjadi rujukan bagi para ahli astronomi di dunia barat.
Pada 929 Masehi, Al-Battani meninggal dunia.
2. Al-Sufi
Al-Sufi merupakan astronom dengan nama lengkap Abd Ar-Rahman bin Umar Al-Sufi Abul Husayn. Ia lahir pada 903 Masehi.
Al-Sufi adalah astronom yang menerjemahkan karya dari astronom Yunani, Ptolomeus, serta risalah astronomi Almagest.
Ia juga melakukan koreksi terhadap daftar rasi bintang milik Ptolemy dengan menghubungkan nama bintang berdasarkan pada penelitian Yunani dan bangsa Arab.
Karya terbesar dari Al-Sufi adalah Kitab Al-Kawakib Ats-Tsabit Al-Musawwar yang merupakan katalog bintang dari hasil pengamatannya serta berisi mengenai nebula pada Galaksi Andromeda.
Al-Sufi meninggal dunia pada 986 Masehi.