Share

4 Tokoh Islam di Bidang Astronomi, Al-Battani hingga Ibnu Yunus

Tika Vidya Utami, Litbang Okezone · Kamis 30 Juni 2022 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 624 2621137 4-tokoh-islam-di-bidang-astronomi-al-battani-hingga-ibnu-yunus-fKGv2mYbf2.jpg 4 tokoh Islam di bidang astronomi/Wikipedia

JAKARTA - Berikut ini adalah 4 tokoh Islam di bidang astronomi yang karyanya sangat berpengaruh di bidangnya.

Perkembangan serta penemuan ilmu pengetahuan di masa lalu memberi manfaat bagi kehidupan saat ini.

Salah satu bidang yang menyumbang manfaat bagi manusia adalah ilmu astronomi.

Sejarah mencatat, terdapat astronom Muslim yang turut menyumbangkan ide serta pemikirannya. Berikut tokoh Islam di bidang astronomi.

1. Al-Battani

Al-Battani merupakan seorang astronom dan matematikawan Muslim yang lahir pada 858 Masehi.

Ia disebut astronom penentu jumlah hari. Hal ini lantaran ia telah menemukan penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit, serta 24 detik.

Sebelumnya, perhitungan tersebut pernah dilakukan Ptolemy dengan hasil tahun matahari, 365 hari, 5 jam, 55 menit, serta 12 detik.

Selain memperbaiki hasil perhitungan Ptolemy, Al-Battani juga menemukan arah matahari.

Tak hanya itu, Al-Battani juga membuat kitab Al-Zih Al-Sabi yang menjadi rujukan bagi para ahli astronomi di dunia barat.

Pada 929 Masehi, Al-Battani meninggal dunia.

2. Al-Sufi

Al-Sufi merupakan astronom dengan nama lengkap Abd Ar-Rahman bin Umar Al-Sufi Abul Husayn. Ia lahir pada 903 Masehi.

Al-Sufi adalah astronom yang menerjemahkan karya dari astronom Yunani, Ptolomeus, serta risalah astronomi Almagest.

Ia juga melakukan koreksi terhadap daftar rasi bintang milik Ptolemy dengan menghubungkan nama bintang berdasarkan pada penelitian Yunani dan bangsa Arab.

Karya terbesar dari Al-Sufi adalah Kitab Al-Kawakib Ats-Tsabit Al-Musawwar yang merupakan katalog bintang dari hasil pengamatannya serta berisi mengenai nebula pada Galaksi Andromeda.

Al-Sufi meninggal dunia pada 986 Masehi.

3. Al Farghani

Al-Farghani atau yang lebih dikenal nama Alfraganus di dunia Barat adalah astronom Muslim yang lahir pada 805 Masehi.

Pada 829 Masehi, ia pernah melakukan penelitian di Baghdad. Pada penelitian itu, ia berusaha untuk mengetahui diameter bumi, jarak, serta diameter dari beberapa planet lainnya.

Al-Farghani menulis seluruh hasil pengamatan serta penelitiannya dalam buku Harakat As-Samawiyya Wa Jawami Ilm An-Nujum atau Asas-Asas Ilmu Bintang.

Buku tersebut menjadi salah satu buku yang berpengaruh bagi dunia astronomi Eropa.

Berkat kontribusinya, ia disebut sebagai astronom penentu ukuran planet serta perintis astronomi modern.

Pada 880 Masehi, Al-Farghani meninggal dunia.

4. Ibnu Yunus

Astronom Ibnu Yunus, yang mempunyai nama lengkap Abu Al-Hasan Ali Abi Said Abd Al-Rahman Ibnu Ahmad Ibnu Yunus Al-Sadafi Al-Misri, lahir pada 950 Masehi.

Ibnu Yunus telah membuat kitab Ghayat Al-Intifa. Kitab tersebut berisi tentang tabel astronomi untuk mengatur waktu Kairo.

Menurut sejarah, Ibnu Yunus adalah orang pertama yang menggunakan bandul sebagai alat ukur waktu pada abad ke-10.

Ia juga dapat menjelaskan mengenai puluhan planet, menyaksikan 30 gerhana bulan, serta menjelaskan konjungsi planet Venus dan Merkurius.

Pada 1009 Masehi, Ibnu Yunus meninggal dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini