Share

Mau Gap Year? Simak Tips Ini Untuk Mengisi Waktumu

Tim Okezone, Okezone · Rabu 29 Juni 2022 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 624 2620270 mau-gap-year-simak-tips-ini-untuk-mengisi-waktumu-jG1wMNyQuf.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Beberapa hari yang lalu, pengumuman SBMPTN menjadi sebuah hal yang sangat dinanti-nantikan calon mahasiswa.

Bagi kamu salah satu orang yang diterima di perguruan tinggi lewat jalur SBMPTN, selamat ya! Kalau belum berhasil, tenang saja karena masih bisa mencoba jalur seleksi masuk lainnya.

Saat mendapatkan pengumuman bahwa kamu tidak diterima dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru, mungkin kamu merasa sedih, kecewa, dan bahkan bingung.

Hal tersebut wajar dan tidak apa-apa, asalkan kamu tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan malah jadi menyerah.

Kamu juga bisa memilih opsi gap year atau menunda untuk kuliah di tahun berikutnya.

Banyak orang beranggapan negatif ketika seseorang mengambil gap year. Beberapa orang menganggap bahwa gap year sama seperti “menganggur”.

Hal ini bisa jadi benar bisa juga tidak, bergantung pada bagaimana kamu menggunakan waktumu saat gap year ini.

Intinya, gap year itu tidak apa-apa dan bukan hal yang buruk kok, guys!

Lalu apa yang perlu kamu lakukan untuk mengisi waktu gap year ini?

Hal yang dapat kamu lakukan agar mengoptimalkan waktu gap year-mu yaitu dengan mempersiapkan seleksi masuk tahun depan dengan matang, evaluasi diri, dan terus bereksplorasi.

Di masa gap year ini, memungkinkan sekali kalau pilihan jurusanmu bisa berubah seiring kamu mengeksplorasi.

Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan agar proses belajar saat gap year-mu makin efektif.

Simak tulisan ini sampai selesai ya!

1. Evaluasi Proses Belajarmu Selama Ini

Sebelum kamu melangkah ke depan, kamu bisa mengevaluasi proses belajarmu selama ini.

Hal ini bertujuan untuk memperbaiki dan merancang strategi belajar yang lebih efektif ke depannya.

Kamu bisa merefleksikan beberapa hal berikut ini.

Mata pelajaran atau topik apa yang kamu merasa masih belum menguasai?

Bagaimana pola belajarmu selama ini? Apakah kamu hanya belajar saat kamu mau atau sedang mood saja?

Apakah kamu hanya belajar mata pelajaran yang kamu sukai saja?

Apa saja tantangan yang kamu alami selama belajar?

Apa yang kamu lakukan ketika mengatasi kesulitan saat belajar atau mengerjakan soal?

Apakah tujuan dan ekspektasimu realistis/sesuai dengan usaha yang sudah kamu lakukan selama ini?

Apakah kamu sering terlalu fokus mempelajari bahasan yang terlalu spesifik dan mengabaikan konsep dasar?

Atau malah kamu terlalu fokus pada hal yang terlalu umum dan menyepelekan bahasan yang lebih mendalam?

Saat kamu merefleksikan kebiasaan dan pola belajar kamu, kamu jadi bisa lebih mengenali dirimu sendiri, khususnya terkait kelemahan dan poin-poin yang selama ini terlewat olehmu.

Dengan mengidentifikasi hal tersebut, kamu jadi mendapatkan pencerahan dan solusi untuk merancang strategi belajarmu ke depannya.

2. Susun Rencana Belajar

Sebuah pepatah mengatakan bahwa “kalau kamu gagal dalam merencanakan, maka kamu berencana untuk gagal”.

Hal ini benar adanya, lho. Kalau kamu tidak merencanakan bagaimana kamu akan belajar, kamu akan cenderung belajar sesuka hatimu dan tanpa arahan yang jelas.

Kamu bisa menuliskan materi apa saja yang perlu kamu pelajari dan memetakan kapan saja kamu akan mempelajari materi tersebut.

Misalnya, kamu punya waktu 10 bulan dari sekarang untuk menyiapkan diri mengikuti UTBK.

Ada 4 mata pelajaran dan 60 bab yang perlu kamu pelajari. Kamu bisa membagi berapa bab yang perlu kamu pelajari setiap minggunya.

Buatlah rencana sedetail dan sespesifik mungkin ya.

3. Disiplin dan Konsisten

Setelah membuat rencana belajar, hal yang perlu kamu lakukan selanjutnya adalah disiplin dan konsisten terhadap jadwal yang sudah kamu buat.

Hal ini agar kamu bisa lebih optimal dan menguasai materi. Selain itu, hal ini juga menghindari kamu belajar dengan sistem kebut dan mendadak.

4. Berlatih Secara Berkala

Selain belajar dan memahami materi, kamu juga perlu mengevaluasi hasil belajar kamu dengan latihan soal.

Hal ini untuk menguji sejauh mana kamu memahami dan menguasai materi yang sudah kamu pelajari.

Mengerjakan latihan soal juga membuat kamu jadi lebih banyak terpapar oleh beragam jenis masalah atau persoalan.

5. Cari Teman Diskusi dan Belajar

Satu hal yang tidak kalah penting dari cara lainnya yaitu dengan mencari teman belajar bersama atau mentor.

Cari teman yang sedang mempersiapkan diri untuk seleksi masuk UTBK juga.

Penelitian menunjukkan bahwa memiliki teman seperjuangan membuat kamu lebih berkomitmen untuk belajar.

Selain itu, kamu juga jadi merasa terpacu untuk bisa rajin belajar dan memiliki teman yang bisa mengingatkanmu kalau kamu sedang kurang bersemangat.

Semoga tips di atas bisa membantu kamu untuk mempersiapkan diri selama waktu gap year ini.

Tidak apa-apa kalau kamu belum berhasil saat ini, masih ada waktu untuk mencoba kembali.

Menunda kuliah juga bukan hal yang salah atau memalukan selama kamu menggunakan waktumu dengan bijak.

Semangat dan semoga berhasil di penerimaan mahasiswa baru selanjutnya!

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini