Share

Unair Akan Luncurkan e-KTM, Apa Saja Fungsi dan Kemudahannya?

Tim Okezone, Okezone · Selasa 21 Juni 2022 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 65 2615413 unair-akan-luncurkan-e-ktm-apa-saja-fungsi-dan-kemudahannya-MhE2npQ3Jt.jpg Ilustrasi e-KTM Unair/Dok. Unair

SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) akan meluncurkan Kartu Tanda Mahasiswa elektronik (e-KTM) yang dapat dicetak sendiri.

Hal ini sejalan dengan komitmen Unair Satu Data untuk terus memberikan kemudahan bagi civitas akademika.

Dikutip dari laman resmi Unair, dengan e-KTM, mahasiswa tidak perlu lagi merasa khawatir saat kehilangan KTM.

Karena pada prinsipnya, data mahasiswa sudah tersimpan di laman cybercampus.unair.ac.id.

"Jadi, kalau KTM hilang, tinggal di-generate saja sendiri versi elektroniknya. Di samping itu, laman cyber juga telah tersinkronisasi dengan aplikasi Kampus Kita Mahasiswa" kata Direktur Pendidikan Profesor Dr Sukardiman Apt MS, Senin (21/6/2022).

Untuk mahasiswa angkatan 2022, KTM tidak lagi dwifungsi bersamaan dengan ATM karena telah di-split.

Sementara itu, mahasiswa angkatan sebelumnya masih tetap bisa mengakses ATM menggunakan KTM lama.

Menurut Profesor Maman, e-KTM telah masuk ke tahap akhir menuju peluncuran. Satu langkah lagi menuju pintu gerbang.

โ€œDalam artian, tinggal menunggu persetujuan surat keputusan rektor. Sehingga 2-3 hari ke depan sudah bisa diakses,โ€ ujarnya.

Direktorat Pendidikan (Dirpen) yang bekerja sama dengan Direktorat Sistem Informasi dan Digitalisasi (DSID) Unair telah merancang sistemnya dengan baik.

Yakni, dengan mengadaptasi e-KTP, e-KK, dan dokumen pribadi lainnya yang terdapat Qr-code. Sistem itu dapat menunjukkan bukti sah bahwa pengakses dokumen tersebut adalah pemilik resminya.

"Jadi, nanti pada aplikasi Kampus Kita Mahasiswa tinggal klik tombol view e-KTM, langsung muncul barcode-nya," ujar guru besar farmasi Unair tersebut.

Di samping itu, pemberlakuan e-KTM bukan hanya untuk mahasiswa baru, melainkan seluruh mahasiswa. Sebab, terdapat pembaruan Nomor Induk Mahasiswa (NIM), mulanya 11-12 digit kini hanya 9 digit.

Dengan perincian, satu digit pertama menunjukan jenjang, dua digit kedua fakultas dan prodi, dua digit ketiga tahun masuk, satu digit keempat tingkat semester, dan tiga digit terakhir menunjukkan nomor urut.

Transformasi digital e-KTM itu sangat menguntungkan bagi civitas akademika, terutama mahasiswa. Selain memberikan kemudahan mahasiswa saat KTM hilang, pihak program studi (prodi) memudahkan jika sewaktu-waktu membutuhkan, tapi terhambat karena proses cetak KTM mahasiswa baru sangat lama.

Dosen juga tidak perlu repot-repot menegur mahasiswa jika tidak membawa KTM saat ujian berlangsung. Terlebih ketika kurasi wajah banyak KTM yang fotonya sudah blur.

Profesor maman menegaskan e-KTM tidak dicetakpun tidak masalah.

Perkembangan zaman yang begitu pesat harus menjadikan sebuah proses menjadi lebih fleksibel dan efisien.

Melalui e-KTM, Unair mendorong selalu siap dan responsif menghadapi tantangan dan perubahan.

"Mudah-mudahan ini akan jadi bentuk branding ke depan. Launching e-KTM ini juga sebagai momentum atas capaian top 369 dunia Unair," ucap Profesor Maman.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini