"Usulan tersebut dalam proses pemeriksaan substansi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Diharapkan permohonan invensi bernomor S00202010788 dapat dikabulkan sehingga penemu atau investor bisa memperoleh sertifikat paten sederhana," terangnya.
Kata Sahrul, alat peraga alarm likuefaksi dianggap penting dijadikan pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi karena diharapkan dapat menjadi media belajar bagi siswa dan mahasiswa terkait proses terjadinya gempa bumi, cara menghadapi serta melakukan mitigasi ketika terjadi peristiwa.
Hal ini dilakukan agar dampak dan korban bencana alam dapat dikurangi apabila peristiwa tersebut berulang di masa mendatang.
"Siswa akan dijelaskan cara pembuatannya, edukasi untuk membuat alat ini akan dilakukan sehingga terampil menghasilkan karya-karya inovasi lanjutan atau penyempurnaan dan melahirkan inovasi lainnya," demikian Sharul.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik