Share

Tim Saber Pungli Datangi Sekolah untuk Cegah Praktik Curang di PPDB 2022

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Kamis 16 Juni 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 624 2612552 tim-saber-pungli-datangi-sekolah-untuk-cegah-praktik-curang-di-ppdb-2022-S8qLZcamO7.jpg Tim Saber Pungli Jabar keliling mendatangi sekolah-sekolah untuk cegah kecurangan PPDB 2022/Agung BS

BANDUNG - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Barat berupaya untuk mencegah praktik curang dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara mendatangi langsung sekolah-sekolah di Jawa Barat untuk mengawasi pelaksanaan PPDB 2022 secara langsung.

Kepala Bidang Data dan Informasi (Datin) Saber Pungli Jabar, Yudi Ahdiat mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi sekolah dalam upaya monitoring pelaksanaan PPDB 2022.

"Terkait pelaksanaan PPDB, kami Tim Saber Pungli melakukan monitoring, datang ke sekolah-sekolah di Jawa Barat," tegas Yudi dalam keterangannya, Rabu (15/6/2022).

Di hari pertama, lanjut Yudi, pihaknya sudah mendatangi empat sekolah di Sumedang dan Kota Bandung, yakni SMAN Rancaekek, SMAN 1 Jatinangor Sumedang, SMAN 24 Kota Bandung, dan SMP 17 Kota Bandung.

"Monitoring ini bakal terus dilakukan ke sekolah lainnya di kota dan kabupaten di Jabar," katanya.

Lebih lanjut Yudi mengatakan, dalam pelaksanaan monitoring, tim dibagi menjadi dua, yakni tim terbuka dan tertutup atau intelijen. Tim intelijen ini datang ke sekolah tanpa sepengetahuan panitia PPDB.

"Tim yang terbuka memakai seragam dan mobil Saber Pungli datang ke sekolah. Tim terbuka ini terdiri dari lima orang anggota dan dapat menampung pengaduan apabila dalam pelaksanaan ada kecurangan," terangnya.

Yudi juga mengatakan bahwa langkah monitoring ini juga menyasar sekolah-sekolah di kawasan perkotaan, terutama sekolah-sekolah yang dianggap pavorit.

"Kegiatan ini nanti akan berlanjut ke SMAN atau sekolah-sekolah favorit, terutama di perkotaan. Kita pantau terus sampai PPDB selesai," tegasnya.

Meski begitu, Yudi meyakinkan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan atau aduan dari masyarakat terkait kecurangan dalam PPDB.

"Belum (ada aduan), kita yang mendatangi langsung, biar masyarakat tahu dan kita menerima aduan," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini