Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PB IDI Dorong RUU Pendidikan Kedokteran untuk SDM Berdaya Saing Global

Natalia Bulan , Jurnalis-Senin, 13 Juni 2022 |14:07 WIB
PB IDI Dorong RUU Pendidikan Kedokteran untuk SDM Berdaya Saing Global
Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi/Antara
A
A
A

WHO menghendaki agar profesi dokter dapat memperkuat layanan primer, pemerataan distribusi dokter dan kecukupan dengan program afirmasi, beasiswa pendidikan kedinasan, percepatan produksi dokter spesialis dan peningkatan peran kolegium.

"Itu termuat dalam pasal 24 dan 29 dari RUU yang baru," katanya.

Sebagai contoh, kata Marsis, Indonesia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis. "Misalnya bidang Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) tersedia saat ini 4.900 dokter. Ke depan kita membutuhkan 7.200 SpOG," katanya.

Untuk memenuhi kecukupan dokter spesialis SpOG, kata dia, saat ini dibutuhkan waktu selama sepuluh tahun, pun dengan dokter spesialis yang lain rata-rata butuh waktu hingga 40 tahun.

Ia menambahkan RUU tersebut juga akan memperkuat peran dokter dalam kemampuan menguasai teknologi tinggi kedokteran, termasuk kemampuan mengoperasikan aplikasi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement