JAWA BARAT - Dalam upaya ciptakan generasi anti korupsi sejak dini, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat meresmikan Sekolah Anti Korupsi.
Disdik Jabar bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam meresmikan Sekolah Anti Korupsi yang digelar di SMAN 6, Limo, Meruyung, Depok, Jawa Barat.
Peresmian Sekolah Anti Korupsi yang turut dihadiri oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris beserta jajaran pemerintah Kota Depok ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama cegah korupsi.
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asep N. Mulyana mengatakan peresmian Sekolah Anti Korupsi ini bertujuan untuk menciptakan generasi anti korupsi.
Selain menyasar sekolah tingkat SMA, penerapan sekolah anti korupsi tentu juga akan sampai di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) se Jawa Barat.
Sementara itu, Kadisdik Jawa Barat menyatakan jika penerapan anti korupsi terhadap anak didik ini akan masuk dalam kurikulum dan masuk dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).
Nantinya, seluruh sekolah di Jawa Barat dari tingkat SMP hingga SMA akan menerapkan kurikulum anti korupsi, hal ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang anti korupsi di masa mendatang.
(Natalia Bulan)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik