Share

Pengaruh Dikeluarkannya Undang-Undang Agraria bagi Bangsa Indonesia, Biar Lebih Makmur

Rina Anggraeni, Sindonews · Sabtu 21 Mei 2022 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 624 2597956 pengaruh-dikeluarkannya-undang-undang-agraria-bagi-bangsa-indonesia-biar-lebih-makmur-VI1lSl4x4K.jpg Ilustrasi (Foto:Okezone)

JAKARTA - Terdapat pengaruh dikeluarkannya Undang-Undang Agraria bagi bangsa Indonesia.Adapun, Undang-Undang Agraria bagi bangsa Indonesia disahkanya pada tahun 1959.

Didalam Negara Republik Indonesia, Undang-Undang Agraria berisikan susunan kehidupan rakyatnya, termasuk perekonomiannya, terutama masih bercorak agraria, bumi, air dan ruang angkasa, sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa mempunyai fungsi yang amat penting untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur sebagai yang kita cita-citakan.

Dalam pada itu hukum Agraria yang berlaku sekarang ini, yang seharusnya merupakan salah satu alat yang penting untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur tersebut, ternyata bahkan sebaliknya, dalam banyak hal justru merupakan penghambat dari pada tercapainya cita-cita diatas.

Untuk itu pengaruh dikeluarkannya Undang-Undang Agraria bagi bangsa Indonesia harus memberi kemungkinan akan tercapainya fungsi bumi, air dan ruang angkasa sebagai yang dimaksudkan diatas dan harus sesuai pula dengan kepentingan rakyat dan Negara serta memenuhi keperluannya, menurut permintaan zaman dalam segala soal agraria.

Lain dari itu hukum agraria nasional harus mewujudkan penjelmaan dari pada azas kerokhanian, Negara dan cita-cita Bangsa, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Perikemanusiaan, Kebangsaan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial serta khususnya harus merupakan pelaksanaan dari pada ketentuan dalam pasal 33 Undang-undang Dasar dan Garis-garis besar dari pada haluan Negara yang tercantum didalam Manifesto Politik Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1959 dan ditegaskan didalam Pidato Presiden tanggal 17 Agustus 1960.

Pengaruh dikeluarkannya Undang-Undang Agraria bagi bangsa Indonesia untuk mengatur kepemilikan tanah-tanah didaerah-daerah dan pulau-pulau tidaklah semata-mata menjadi hak rakyat asli dari daerah atau pulau yang bersangkutan saja.

Dengan pengertian demikian maka hubungan bangsa Indonesia dengan bumi, air dan ruang angkasa Indonesia merupakan semacam hubungan hak ulayat yang diangkat pada tingkatan yang paling atas, yaitu pada tingkatan yang mengenai seluruh wilayah Negara.

Adapun hubungan antara bangsa dan bumi, air serta ruang angkasa Indonesia itu adalah hubungan yang bersifat abadi  Ini berarti bahwa selama rakyat Indonesia yang bersatu sebagai bangsa Indonesia masih ada dan selama bumi, air serta ruang angkasa Indonesia itu masih ada pula, dalam keadaan yang bagaimanapun tidak ada sesuatu kekuasaan yang akan dapat memutuskan atau meniadakan hubungan tersebut. (RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini