Share

Luncurkan Prodi Teknik Lepas Pantai, ITS: Dapat Penuhi Kebutuhan Industri

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Senin 09 Mei 2022 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 65 2591087 luncurkan-prodi-teknik-lepas-pantai-its-dapat-penuhi-kebutuhan-industri-DBuhnDIWSM.jpg Institute Teknologi Sepuluh Nopember (Foto: ITS)

JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) meluncurkan program studi (prodi) baru yakni Teknik Lepas Pantai pada tahun ajaran 2021/2022.

Prodi ini berfokus pada bidang lepas pantai yang akan sangat mendukung pemanfaatan potensi sumber daya alam (SDA) bangsa Indonesia.

Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknik Lepas Pantai ITS Dr Ir Handayanu mengatakan bahwa Prodi Teknis Lepas Pantai merupakan bagian Departemen Teknik Kelautan.

Kata dia, prodi merupakan pengembangan dari Offshore Engineering atau Teknik Kelautan yang telah dimiliki ITS sejak 1983 lalu. Menurut Handayanu, Teknik Lepas Pantai sendiri sejatinya berbeda dengan Teknik Kelautan karena lebih berfokus pada bangunan pendukung eksploitasi minyak dan gas di tengah laut.

“Sedangkan, Teknik Kelautan sendiri berfokus pada pengelolaan sumber daya laut dan energi terbarukan,” ujarnya, dilansir dari laman resmi ITS, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Kebut Pembelajaran Usai Pandemi, ITS Bangun Gedung Baru dengan Solar Panel

Tak hanya itu, Prodi Teknik Lepas Pantai akan menjawab tantangan pengembangan teknologi budidaya lepas pantai (offshore aquaculture) yang masih akan potensial di masa depan.

Baca juga: Mahasiswa ITS Bikin Aplikasi untuk Optimalkan Persiapan Dunia Kerja

Prodi ini diharapkan dapat menyediakan kebutuhan engineer di bidang Teknik Lepas Pantai yang masih minim jumlahnya.

“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri, konsultan perencana, jasa inspeksi, fabrikasi, dan lainnya yang berkaitan dengan bidang ilmu lepas pantai,” ujar alumnus University of Strathclyde Inggris ini.

Prodi Teknik Lepas Pantai sendiri memiliki lima bidang bidang keahlian di antaranya teknologi konstruksi bangunan lepas pantai terpancang, teknologi bangunan lepas pantai terapung dan laut dalam, rekayasa dasar laut dan teknologi pipa bawah laut, teknologi material, produksi, pengelasan dan inspeksi bawah laut, serta teknologi digitalisasi, robotika, dan autonomous lepas pantai.

Baca juga: Pendaftaran SBMPTN Berakhir, Peminat ITS Naik 17 Persen

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini