"Tidak semua anak akrab dengan penggunaan teknologi selama belajar daring. Ini juga jadi kendala bagi siswa, sebab tak mudah memahami materi pelajaran dalam kondisi jarak jauh," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, belajar daring selama sekitar dua tahun ketika pandemi melanda, membuat anak-anak jadi kurang berinteraksi dengan teman-temannya atau siswa lainnya dan guru di sekolah. "Ini bisa memicu gangguan kesehatan mental siswa, misalnya antisosial," ucap Safri.
Ia bersyukur PTM 100 persen sudah mulai diterapkan kembali, sehingga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat anak menuntut ilmu/belajar di sekolah.
(Fahmi Firdaus )
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik