JAKARTA - Kelebihan dan kekurangan gap year harus dipahami para pelajar dan mahasiswa. Gap year atau yang juga dikenal dengan istilah sabbatical year adalah sebuah periode di mana seseorang mengambil rehat dari sekolah untuk berpergian, bekerja, atau volunteer yang biasanya dilakukan setelah lulus SMA dan sebelum mulai kuliah.
Namun gap year sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti,
Kelebihan:
1. Menemukan passion
Pada saat gap year, kamu dapat melakukan hal produktif lainnya. Kamu bisa mencari passion kamu, minat serta bakat. Dengan menemukan passion kamu ini, nantinya kamu akan lebih paham lagi tentang kemampuan diri.
2. Mematangkan diri sendiri
Siswa gap year dapat dibilang lebih matang dan dewasa, apabila kamu melakukan gap year dengan diiringi oleh kegiatan yang baik, maka kamu dapat menjadikan diri kamu lebih dewasa dan siap untuk kuliah.
3. Waktu untuk refleksi diri
Refleksi diri ini dibutuhkan untuk kamu yang masih tidak tau tujuan kuliah. Apabila minat kamu telah sesuai dengan apa yang kamu refleksikan, maka kamu akan siap untuk menghadapi perkuliahan.
Kekurangan:
1. Distraksi dari kegiatan panjang
Apabila gap year kamu lakukan dengan banyak kegiatan yang tidak produktif, ketika kamu kuliah nanti kamu akan merasakan distraksi, akibatnya kamu akan kurang fokus.
2. Status yang belum bisa diterima di masyarakat
Status gap year belum familiar oleh masyarakat, status ini seringkali dianggap pengangguran atau bahkan tidak sukses. Tetapi, apabila kamu cuek dengan pendapat orang maka lakukanlah.
3. Kalau Tidak Teratur, kamu akan diam di tempat
Gap year harus diiringi dengan kegiatan produktif, seperti belajar, mencari passion, dll. Apabila kamu lakukan dengan tidak teratur, kamu bisa saja diam di tempat dan malah tidak berproses.
(Widi Agustian)