Share

Perbedaan Pengertian Kebutuhan dengan Kemakmuran, Yuk Dipahami!

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Jum'at 08 April 2022 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 624 2575370 perbedaan-pengertian-kebutuhan-dengan-kemakmuran-yuk-dipahami-noffSoQXsW.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

PERBEDAAN pengertian kebutuhan dengan kemakmuran menarik untuk dibahas. Pasalnya, antara kebutuhan dan kemakmuran memiliki hubungan yang erat dan saling berkaitan. Karena itu, simak artikel berikut ini untuk mengetahui perbedaannya.

Manusia sebagai makhluk hidup tentu memiliki yang namanya kebutuhan untuk menunjang keberlangsungan hidup. Kebutuhan itu bisa berupa kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Jika kebutuhan dasar itu sudah terpenuhi, maka seseorang akan mencapai sebuah kemakmuran hidup.

Lantas, apa itu Perbedaan Pengertian Kebutuhan dengan Kemakmuran ? Simak penjelasannya.

Perbedaan Pengertian Kebutuhan dengan Kemakmuran

Dalam ilmu ekonomi mengenal akan adanya kebutuhan dan kemakmuran. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), kebutuhan adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia atau keinginan manusia yang harus dipenuhi. Kebutuhan ini disebut dengan kebutuhan primer, sekunder, dan tersier yang dapat berupa barang atau jasa.

Sedangkan pengertian kemakmuran dalam ilmu ekonomi adalah sebuah keadaan dimana manusia telah mampu memenuhi kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersiernya dengan mudah. Atau arti umumnya adalah jika seseorang sudah memiliki kecukupan secara finansial dan mampu memenuhi semua kebutuhannya baik rohani maupun jasmani.

Tingkat kemakmuran dari setiap individu tentunya berbeda-beda. Tergantung dari tingkat pendapaan setiap individu dan juga tingkat kepuasan masing-masing orang. Kemakmuran secara kasat mata dapat diukur dengan menghitung ada berapa banyak barang atau jasa yang telah dipergunakan untuk memenuhi keberlangsungan hidup.

Sedangkan untuk hubungan dari kebutuhan dan kemakmuran adalah jika seorang manusia, baik individu maupun kelompok, telah terpenuhi kebutuhan pokoknya maka individu atau kelompok tersebut dapat dikatakan hidupnya mencapai kemakmuran.

Begitu juga sebaliknya, seorang individu atau kelompok dikatakan mencapai kemakmuran apabila sebagian besar kebutuhan hidupnya telah terpenuhi dengan sebaik-baiknya.

Kemakmuran bersifat tidak stabil, hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia yang tidak ada batasnya. Manusia memiliki kodrat yang selalu merasa kekurangan, sehingga manusia akan mencari yang lebih dan lebih lagi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini