6. Kurangi konsumsi daging
Tips makan hemat ala anak kos selanjutnya adalah mengurangi konsumsi daging. Memang, bagi anak kos, sah-sah saja kok mengonsumsi daging sebagai lauk. Namun tidak ada salahnya juga kan untuk menguranginya. Sebab mengurangi konsumsi daging tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan karena dapat mengurangi kolesterol. Tapi dari segi pengeluaran juga bisa mengurangi biaya lebih untuk membelinya.
Daging biasanya dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal dari menu lainnya. Untuk tetap memperoleh kebutuhan protein, bisa menggantinya dengan konsumsi protein nabati melalui sayuran dan tahu tempe. Di dekat kos pasti ada warung penyetan atau warung burjo yang menyediakan menu tahu tempe sayuran. Menu itu bisa dipilih. Jika ingin sesekali makan daging juga tidak apa-apa. Tapi usahakan tidak setiap hari. Misalnya satu kali seminggu itu masih wajar kok.
7. Cari tempat makan yang murah
Cara atau tips makan hemat yang satu ini wajib sekali untuk dicoba. Sering kali kehabisan uang di tengah bulan sebenarnya bukan karena belanja. Saat cek lagi barang-barang yang ada di kosan, lalu menyadari tidak ada yang baru. Kemudian membatin. Lah, kemana uangnya? Setelah diintrospeksi, ternyata terlalu sering makan atau sekadar nongkrong di tempat mahal dan menghabiskan ratusan ribu hanya untuk itu.
Sudah masih mahasiswa, statusnya ngekos, juga masih dikasih uang jajan pas-pasan, eh malah makan di tempat yang tidak sesuai dompet. Ya, bagaimana uang saku tidak cepat amblas? Jadi mulai sekarang, lebih baik hemat-hematlah uang saku sejak awal bulan dan lakukan apa yang sudah Mamikos cantumkan di tips makan hemat ala anak kos di atas tadi. Kalian juga bisa pilih tempat makan yang murah yang memang disediakan untuk para anak kos. Intinya, jangan sampai diakhir bulan harus kelaparan karena uang makan telanjur habis.