Share

Mantap! Kolaborasi SMK-SMA, Siswa di Jatim Cetak Prestasi Tingkat ASEAN

Lukman Hakim, Koran SI · Jum'at 25 Maret 2022 12:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 624 2567698 mantap-kolaborasi-smk-sma-siswa-di-jatim-cetak-prestasi-tingkat-asean-edI4cYGdsg.jpg Ilustrasi. (Foto: Ant)

SURABAYA -  Para guru dan kepala sekolah didorong untuk terus meningkatkan prestasi para siswa, utamanya di di bidang sains dan matematika. Apalagi, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi SMA dan SMK di Jawa Timur.

Diketahui, melalui kolaborasi siswa SMA/SMK dalam tujuh project tim gabungan Search for SEAMEO Young Scientist (SSYS) sukses meraih penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN. Jatim mengirimkan tujuh delegasi bersama dua delegasi dari Jakarta untuk perwakilan Indonesia.

Dalam ajang tersebut, Indonesia mendapat lima penghargaan. Empat diraih oleh delegasi Jatim, dan satu dari delegasi DKI Jakarta. Diantaranya, penghargaan Outstanding Award for Presentation of Project Exhibit kategori Science Category yang merupakan gabungan dari SMKS Ibrahimy Sukorejo Situbondo dan SMAN 2 Situbondo serta SMAN 1 Kencong Jember dan SMAN 1 Umbulsari Jember.

Selanjutnya penghargaan Special Award for Relevance of Study to the Congress Theme kategori matematika. Ketiga, penghargaan untuk Special Award for Benefit to the Local Community kategori matematika gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMAN 1 Kencong Jember. Terakhir Special Award for Commercial Potential kategori matematika yang merupakan gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMKN 7 Surabaya.

“Kita tahu bahwa proses belajar mengajar di SMK ini 70 persen praktik dan 30 persen teori. Sedangkan SMA didominasi oleh pembelajaran akademik. Namun di Jatim baru 33 persen lulusannya yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan sisanya, belum memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan pasar kerja. Jadi kolaborasi ini bagus untuk mengembangkan keilmuan dan vokasi yang ada di SMA dan SMK,” kata Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Jumat (25/3/2022).

Sementara itu, Pj Sekdaprov Jatim sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi menambahkan, SYSS diikuti para pelajar tingkat SMA dari negara ASEAN. Salah satu prestasi diraih Krisna Aradea Trilingga Putra, siswa SMK Negeri 7 Surabaya dari Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik. Krisna berhasil meraih Special Award For Commercial Potential.

Seperti sensor kebakaran hutan yang dibuat oleh Krisna ini, lanjut Wahid, untuk mengetahui efektivitas getah kayu Palembang “Lannea Coromandelica” sebagai elemen utama miniatur sensor kebakaran hutan. Juga untuk mengetahui hubungan volume getah kayu Palembang (Lannea Coromandelica) dan waktu deteksi kebakaran hutan.

“Melalui ajang kompetisi peneliti muda ini, kami berharap mampu menjadi inspirasi anak muda Indonesia,” katanya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini