BANJARNEGARA - Masa pandemi tak menyurutkan generasi muda untuk tetap berkretifitas, dengan memanfaatkan perangkat bekas laptop siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pancha Bhakti, Jawa Tengah, Banjarnegara berhasil merakit sepeda motor listrik.
Sekilas tak ada yang berbeda dengan motor listrik buatan pabrik, namun siapa sangka motor karya siswa ini tercipta dengan mendaur ulang barang limbah dan bekas. Tak hanya menggunakan komponen pabrikan yang baru, para siswa memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekolah, salah satunya dengan memanfaatkan adaptor laptop bekas untuk pengisian daya, serta batre laptop bekas untuk penggerak daya motor listrik.
“Daya batre sepeda motor listrik ini dapat menempuh jarak 20 kilometer atau on selama 2 jam penuh, motor mampu melaju di jalanan dengan batas kecepatan 20 kilometer per jam,” kata Siswa SMK Pancha Bhakti, Nabil, Senin (21/3/2022).
BACA JUGA:Beasiswa pada Masa Pra-Kemerdekaan, Terinspirasi RA Kartini!
Tampilan motor yang unik namun sederhana bisa di pakai semua kalangan, termasuk untuk ibu guru di sekolah.
“Dengan keberhasilan merakit sepeda motor listri ini, pihak sekolah sangat mendukung untuk terus melakukan inovasi, hingga hasil karya siswa ini bisa dapat di produksi dan dapat digunakan oleh masyarakat,” kata Kepala Sekolah SMK Pancha Bhakti, Agus Supartono.
BACA JUGA:Kemenag Buka Program Beasiswa Santri Berprestasi 2022, Cek Syaratnya!
Para siswa tengah melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menambah kecepatan dan jarak tempuh siswa, pembuatan desain dan aksesoris sepeda motor listrik juga tengah di garap, tentu agar tampilan menjadi lebih menarik.
(Awaludin)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik