Share

Pancasila sebagai Satu Kesatuan yang Utuh

Komaruddin Bagja, Sindonews · Senin 14 Februari 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 624 2547072 pancasila-sebagai-satu-kesatuan-yang-utuh-JL6qSan0Et.jpg Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh. (Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA - Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh maksudnya adalah satu sila dengan sila yang lain saling berkaitan. Diketahui Pancasila memiliki lima sila, antara lain: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah, kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila sebagai dasar negara atau Ideologi negara. Di dalamnya terkandung cita-cita bangsa. Lebih luas, Pancasila diartikan sebagai visi dan misi bagi penyelenggara negara untuk mencapai tujuan bernegara.

Jika sudah terwujud suatu kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan, dan menjunjung tinggi nilai keadilan, termasuk keadilan sosial. Maka, Pancasila disebut sebagai sudah menjadi fondasi bernegara yang kuat.

Hal itulah yang terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Mengatur pemerintahan negara harus memiliki dasar filosofi.

Pancasila, menurut Von Savigny, artinya adalah setiap bangsa mempunyai jiwanya masing-masing, yang disebut dengan ‘Volkgeist’ yang berarti jiwa bangsa atau jiwa rakyat. Pancasila merupakan jiwa bangsa yang lahir bersamaan dengan adanya atau terbentuknya bangsa Indonesia, yaitu pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit.

Dasar negara ini merupakan perjanjian para pejuang dan bapak Bangsa. Mereka tidak ingin Indonesia hancur karena tidak berideologi. Oleh sebab itu kita harus menjaga dasar negara dengan baik.

Sehari setelah Kemerdekaan, tepatnya pada 18 Agustus 1945, disahkan pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Saat itu PPKI merupakan wakil-wakil seluruh rakyat Indonesia yang mengesahkan perjanjian luhur yang tertulis dalam UUD 1945 untuk membela Pancasila sebagai dasar negara selama-lamanya.

Nah sekarang mari kita basa mengenai hubungan sila-sila dalam Pancasila. Nantinya Anda akan mengetahui bahwa Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh.

Dalam sila Pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai bangsa beragama kita wajib menghargai perilaku keimanan dan ketakwaan dan berakhlak mulia baik di lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah, berbangsa dan juga bernegara.

Kedua, Anda harus betul-betul menghargai keluhuran nilai-nilai pancasila sebagai pandangan bangsa. Memahami nilai nilai pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Menalar nilai nilai pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Follow Berita Okezone di Google News

Pada sila ketiga, persatuan yang ada pada bangsa Indonesia harus didasarkan pada nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Maka terciptalah persatuan Indonesia dengan berdasar nilai ketuhaan dan kemanusiaan.

Sila keempat, terdapat nilai kerakyatan dalam sila tersebut. Untuk mengambil sebuah kebijakan, maka diperlukan seorang warga negara yang memiliki nilai ketuhanan, kemanusiaan dan persatuan. Dengan begitu, didapatlah keputusan yang dicari dengan cara musyawarah mufakat.

Sila Kelima, bagaimana mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia jika sebagai warga kita tidak memiliki nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan dan juga kerakyatan.

Dalam prakteknya, jika Anda menjadikan Pancasila sebagai dasar bernegara maka Anda akan membentuk partisipasi kewarganegaraan yang berkomitmen terhadap keutuhan nasional. Itulah mengapa Pancasila sebagai Satu Kesatuan. Sila satu dengan yang lainnya saling berhubungan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini