BANDUNG - Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Asep Gufron, mengatakan sejak rapid tes antigen acak dimulai pada 24 Januari 2022 lalu, sedikitnya ada 13 siswa dan satu guru yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Tes acak dilakukan di 60 sekolah yang mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan total sampel 2.488 orang, terdiri dari 2.216 siswa dan 272 guru.
Baca Juga: Covid-19 Melonjak, PTM Terbatas 50% Berlaku bagi Daerah PPKM Level 2
Meski demikian, Pemkot Bandung belum bisa menghentikan PTM karena kebijakan tersebut sudah sesuai dengan regulasi pusat dan masih di bawah angka 5 persen. Selain itu, mereka yang diketahui positif tidak berada pada di satu sekolah saja, namun terbagi di beberapa sekolah.
Untuk itu, penghentian PTM hanya dapat dilakukan pada rombongan belajar atau ruang kelas, tidak secara keseluruhan. Penghentian kegiatan belajar mengajar dilakukan selama 15 hari ke depan dan dialihkan kenbali ke pembelajaran jarak jauh.
Baca Juga: Dukung Presiden Evaluasi PTM 100%, KPAI Minta Pemerintah Belajar dari Gelombang Kedua
(Arief Setyadi )
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik