Share

3 Pelajar Positif Covid-19, SMP di Sukabumi Meliburkan PTM

Dharmawan Hadi, iNews · Rabu 02 Februari 2022 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 624 2541464 3-pelajar-positif-covid-19-smp-di-sukabumi-meliburkan-ptm-L17UyvECbj.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

SUKABUMI - Salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kota Sukabumi terpantau meliburkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sekuriti sekolah tersebut yang ditanya wartawan menyebutkan mulai hari ini, Rabu (2/2/2022) ditiadakan PTM hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr Wahyu Handriana membeberkan ada tiga pelajar di Kota Sukabumi terpapar Covid-19. Ketiganya merupakan warga Kota Sukabumi, dua di antaranya pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan satu pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Iya ada tiga siswa. Dua siswa SMA dan satu lagi siswa SMP, kami mendapat laporan ketiga siswa yang positif terpapar Covid-19 tersebut berdasarkan laporan dari pihak RSUD R Syamsudin SH," ujar Wahyu kepada MNC Portal Indonesia.

Wahyu menambahkan bahwa kondisi pelajaran tersebut tidak berat, seperti tidak mengalami sesak nafas dan demam tinggi, ketiga dirawat di rumah sakit. "Namun dua orang sudah pulang isolsasi mandiri, satu masih dirawat, tetapi semuanya kondisinya tidak parah karena sudah divaksin," ujarnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, ketiga siswa tersebut terpapar dari orang yang melakukan perjalanan luar kota dan bukan dari lingkungan sekolah.

"Memang bulan ini trendnya meningkat. Ada 28 orang warga Kota Sukabumi dinyatakan positif Covid-19. Seluruhnya tengah melakukan isolasi mandiri (isoman), angka tersebut dinilai cukup tinggi karena sebelumnya pada awal Januari 2022 Kota Sukabumi nol kasus positif Covid-19," ujar Wahyu.

Adapun upaya mengantisipasi penyebaran di tingkat para pelajar pihaknya akan melakukan tracking dan testing di sekolahan ketiga pelajar tersebut.

"Sesuai mekanisme penangan, kita akan lakukan pelacakan dan nanti kita lihat perkembangannya," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini