Share

ITS Jalin Kolaborasi dengan Universitas di Arab Saudi, Fokus di Bidang Sains

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Jum'at 21 Januari 2022 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 65 2535578 its-jalin-kolaborasi-dengan-universitas-di-arab-saudi-fokus-di-bidang-sains-d3Jdp4LGOp.jpg Rektor ITS, Mochamad Ashari. (Foto: Dok ITS)

JAKARTA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di Indonesia terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan King Fadh University of Petroleum and Minerals (KFUPM) Arab Saudi.

Pada Kamis 20 Januari 2022, ITS melakukan pertemuan secara online bersama Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Arab Saudi Dr Abdul Aziz Ahmad MA dan delegasi dari King Fadh University of Petroleum and Minerals (KFUPM) Arab Saudi untuk membahas peluang kerja sama yang dapat dilakukan bersama.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyambut dengan hangat pertemuan tersebut. Hadir pula Dr Sadiq Sait Mohammed sebagai Director Industry Collaboration of King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) Arab Saudi bersama jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut, rektor yang kerap disapa Ashari tersebut memaparkan tentang Science Technopark ITS dan prestasi-prestasi ITS.

Baca juga: Inovatif! ITS Kembangkan Alat Monitoring Jantung Jarak Jauh

Dari pemaparan tersebut, Dr Abdul Aziz Ahmad MA mengatakan bahwa ITS dan KFUPM merupakan universitas yang dapat menciptakan kolaborasi besar di bidang sains dan teknologi. “Diharapkan peluang kerja sama yang dapat dibangun antara ITS dan KFUPM bisa berjalan dengan baik,” jelasnya melalui siaran pers, Jumat (21/1/2022).

Sementara itu, Senior Manager of ITS Global Engagement atau Manajer Senior Kemitraan Global ITS Astria Nur Irfansyah ST MEng memaparkan mengenai bidang-bidang penelitian ITS. Dari hal tersebut terdapat kesamaan bidang penelitian antara ITS dan KFUPM. Kesamaan tersebut terletak pada pusat penelitian materials, renewable energy, dan nanotechnology.

“Kerja sama ini dapat dilakukan di bidang teknologi yang menggunakan berbagai disiplin ilmu,” terangnya.

Setelah pemaparan singkat dari ITS tersebut, Dr Sadiq Sait Mohammed menanggapi kerja sama antara ITS dan KFUPM dapat diawali dengan memfokuskan ide riset penelitian yang terbaru. Selain itu, dilakukan dengan menerapkan disiplin ilmu yang sesuai agar kerja sama yang dilakukan tepat sasaran.

“Kita percaya dengan kolaborasi yang sesuai maka menjadi potensi untuk dilanjutkan ke depannya,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Dubes Abdul Aziz Ahmad berharap kerja sama antara ITS dan KFUPM segera terjalin. Ia memastikan dukungan untuk hal tersebut akan dilakukan dengan menindaklanjuti pertemuan selanjutnya secara langsung. Pemerintah dan industri akan mendukung secara penuh kerja sama tersebut.

“Kerja sama ini tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi pemerintah dan industri juga akan menikmati hasil kerja sama tersebut,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini