Share

Ketua Wantimpres Ungkap Ketidaksesuaian Antara Kebutuhan Perusahaan dengan Tenaga Kerja Hasil Pendidikan Vokasi

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 19 Januari 2022 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 65 2534398 ketua-wantimpres-ungkap-ketidaksesuaian-antara-kebutuhan-perusahaan-dengan-tenaga-kerja-hasil-pendidikan-vokasi-OzhDZE2ziC.JPG Wiranto bertemu Wapres. (Foto: Setwapres)

JAKARTA – Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto bertemu Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin di Istana Wapres, Selasa 18 Januari 2022. Ada beberapa hal yang disampaikan Wiranto kepada Wapres.

Salah satunya terkait dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi bonus demografi di Indonesia. Ketua Wantimpres Wiranto mengatakan bonus demografi jika tidak ditangani dengan baik malah akan menambah beban perekonomian Indonesia.

Wiranto menyebut saat ini masih melihat adanya ketidaksesuaian kebutuhan pasar kerja dengan tenaga kerja yang dihasilkan dari pendidikan vokasi.

Baca jug: Bertemu Wantimpres, Muhammadiyah Bahas Polemik KPK hingga Palestina

“Kami melihat ada ketidaksesuaian antara kebutuhan dari perusahaan-perusahaan yg membutuhkan tenaga ahli dengan pendidikan vokasional yang menghasilkan (tenaga kerja). Barangkali itu yang perlu menjadi perhatian pemerintah, supaya tidak meleset,” katanya dikutip dari siaran pers Biro Pers Setwapres, Rabu (19/1/2022).

Terkait hal tersebut Wapres Ma’ruf Amin mengatakan bahwa pemerintah sedang berusaha agar pendidikan kita ini dapat menghasilkan tenaga yang siap pakai. Salah satunya dengan melakukan upaya pembinaan terhadap guru pelopor di pendidikan tinggi, melalui program Kampus Merdeka.

Diharapkan dengan kualitas guru yang meningkat maka kualitas pendidikan juga akan meningkat.

“Ini (pembangunan SDM) dilakukan yaitu melalui pendidikan vokasi. Melalui Balai Latihan Kerja (BLK) komunitas, kemudian juga politeknik. Sekarang juga sekolah-sekolah kejuruan diperbanyak. Dari hasil evaluasi, masih banyak tamatan tenaga kerja kita yang belum linked (dengan industri). Sehingga kita mulai melakukan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri,” pungkas Ma’ruf.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini