Share

PTM 100 Persen, Kepsek SDN 01 Pejaten Barat Imbau Siswanya Tak Tukar Makanan

Ari Sandita Murti, Sindonews · Senin 03 Januari 2022 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 624 2526695 ptm-100-persen-kepsek-sdn-01-pejaten-barat-imbau-siswanya-tak-tukar-makanan-ThbHDTokN3.jpg Ilustrasi sekolah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekolah di Jakarta mulai menggelar kegiatan tatap muka 100 persen, tak terkecuali di SDN 01 Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (3/1/2022) ini. Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, Kepala Sekolah SDN 01 Pejaten Barat pun meminta pada para siswanya untuk tak saling tukar makanan.

"Imbauan baik pada anak didik orangtua, yang mana sebenarnya sudah kami sampaikan, baik di dalam kelas ataupun melalui edaran ke orangtua, salah satunya untuk tak saling tukar makanan," ujar Kepsek SDN 01 Pejaten Barat, Salamun di lokasi, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, pihak sekolah sejatinya telah memberikan imbauan pada para anak didik dan orangtuanya. Adapun imbauan tersebut, selama kegiatan PTM, orangtua hanya boleh mengantar sebelum pukul 07.00 WIb di depan gerbang sehingga tak ada yang menunggu dan saat memasuki waktu pulang agar menjemput anaknya sebelum memasuki waktu pulang sehingga tak ada penumpukan.

Baca juga: Terapkan PTM 100% di Sekolah, Ini Alasan Kemedikbud

Lalu, kata dia, mengingat kantin masih belum diperbolehkan buka sehingga orangtua harus membekali anaknya makanan. Disamping itu, para siswa juga diminta untuk tidak saling berkontak fisik dengan teman dan guru serta tak saling menukar minum dan makanan guna menghindari hal tak diinginkan.

Terkait persiapan PTM 100 persen di sekolahnya itu, Salamun menerangkan, pihaknya sejatinya telah melakukan persiapan secara matang dari segi sarana dan prasarana. Apalagi, sekolahnya itu sebelumnya juga mengikuti kegiatan PTM dan telah berjalan dengan baik.

Baca juga: PTM Sudah 100%, Wagub DKI Jakarta: Selesai Sekolah Harap Siswa Langsung Pulang

"Hanya tinggal pengaturan kelas dan jarak duduk. Sekolah kami ini melakukan PTM 100 persen, masuk setiap hari sesuai SKB 4 Menteri dan waktunya hanya 6 jam dari waktu normal 9 jam. Total siswq kelas 1-6 SD ada 537," tuturnya.

Dia menerangkan, dari total siswa tersebut di hari pertama ini memamg ada yang tak bisa mengikuti PTM 100 persen lantaran sedang tak enak badan. Adapun terkait syarat digelarnya PTM 100 persen, di sekolahnya itu untuk semua guru dan tenaga pendidik sudah 100 persen dilakukan vaksinasi dosis kedua.

"Untuk siswa memang masih ada beberapa anak yang belum (divaksin), bukan karena tak mau, tapi karena dia lagi sakit karena demam (saat ada vaksinasi) sehingga puskesmas juga sudah mendata dan anak yang belum vaksin diarahkan divaksin di puskesmas nantinya," katanya.

Dia menambahkan, sejauh ini, di sekolah SDN 01 Pejaten Barat itu, semua orangtuanya setuju untuk dilakukan PTM 100 persen dan antusias. Maka itu, diharapkan kegiatan tersebut bisa membawa angin segar bagi anak-anak yang selama ini melakukan kegiatan belajar di rumah secara daring.

Berdasarkan pantauan, di sekolah tersebut disediakan tempat cuci tangan di tiap sudut sekolahnya. Lalu, disediakan pula hand sanitizer, para siswa sekolah pun tampak ceria mengikuti kegiatan PTM 100 persen.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini