Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atasi Masalah Emisi Gas Indonesia, Mahasiswa ITS Ciptakan Konsep Turbin Pintar Hydrotek

Aan haryono , Jurnalis-Jum'at, 31 Desember 2021 |19:01 WIB
Atasi Masalah Emisi Gas Indonesia, Mahasiswa ITS Ciptakan Konsep Turbin Pintar Hydrotek
Foto: ist.
A
A
A

SURABAYA - Emisi gas di Indonesia masih menjadi permasalahan utama yang perlu penyelesaian, terutama yang disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga uap. Tim mahasiswa dari Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan solusi yang belum pernah ditawarkan sebelumnya berupa smart turbin yang diintegrasikan bernama Hydrotek.

BACA JUGA: ITS Dirikan Galeri Riset dan Inovasi Teknologi, Ruang Pembelajaran Bagi Masyarakat

Tim yang beranggotakan tiga mahasiswa, yakni Audrey Salsza Maret Roberte, Gumilang Al Hafiz, dan Wafiyudin Tsalatsyanto ini menawarkan sistem smart turbin yang telah diintegrasikan dengan automatic controlling system, sensor penyaringan sampah sungai, serta penggunaan aplikasi. Hal ini ditujukan untuk melakukan kontrol yang lebih mudah dalam pendistribusian output listrik.

Audrey Salsza Maret Roberte menuturkan, kesenjangan akses listrik di Indonesia memotivasi timnya untuk menghadirkan solusi menggunakan smart turbin dengan fitur futuristik yang memudahkan masyarakat dalam mengaplikasikannya.

“Dibutuhkan sebuah revolusi untuk menciptakan energi bersih, berkelanjutan, ekonomis, dan mudah diakses bagi masyarakat Indonesia,” katanya, Kamis (30/12/2021).

Ia melanjutkan, proses pemilihan jenis turbin dan desain yang bisa sesuai dengan berbagai kondisi sungai di desa, menjadi masalah yang dihadapi oleh tim. Khususnya untuk wilayah sungai yang tidak terlalu lebar serta arus yang deras.

BACA JUGA: Kurangi Emisi, RI Butuh Rp343 Triliun Tiap Tahun

“Menentukan besar output listrik yang kami berikan dengan desain turbin yang relatif tidak terlalu besar, juga menjadi tantangan bagi kami,” ucapnya.

Audrey menjelaskan, pada proses pertama, air akan masuk melalui pintu air yang dilengkapi dengan sensor pendeteksi deras dan arus air terlebih dahulu. Selain itu, terdapat sensor yang ditujukan untuk memilah benda asing atau sampah yang hanyut bersama air.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement