Share

Hadapi Tantangan di Era Teknologi, Mendikbudristek Luncurkan 3 Serangan

Widya Michella, MNC Media · Kamis 16 Desember 2021 12:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 65 2517938 hadapi-tantangan-di-era-teknologi-mendikbudristek-luncurkan-3-serangan-gocflSCuPl.jpg Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyampaikan tiga ‘serangan’-nya dalam menghadapi perkembangan era teknologi digital yang kian pesat.

Pertama, Nadiem telah mempunyai program magang bersertifikat dan project studi independen yang hingga kini telah diikuti oleh ribuan mahasiswa dari Sabang sampai Merauke. Program magang tersebut juga telah memiliki ratusan mitra perusahaan ternama di Indonesia.

BACA JUGA: Mendikbudristek Tekankan Pentingnya Talenta Digital di Masa Depan

"Sekarang ada ratusan perusahaan yang bergabung dan akan bergabung di semester berikutnya untuk menjadi mini universitas selama 6 bulan dapat 20 SKS seolah-olah mereka mengambil 5 mata kuliah," kata Nadiem saat launching Akselerasi Generasi Digital yang disiarkan secara daring, Rabu, (15/12/2021).

Kedua, program praktisi mengajar, yang akan diluncurkan tahun depan. Ditarik dari industri untuk mengajar mata kuliah di kampus.

BACA JUGA: 3 Kisah Inspiratif Guru Yang Hadirkan Teknologi Digital ke Ruang Kelas

"Kita akan menarik jagoan-jagoan teknologi bukan perusahaannya, tetapi individunya kita tarik untuk menjadi dosen part time di dalam kampus-kampus kita,"ucapnya.

Ketiga, program wirausaha yang juga akan diluncurkan tahun depan guna matching anak-anak yang mempunyai ide-ide penelitian dengan mentor-mentor di dalam industri yang akan membina anak bangsa.

"Tiga serangan yang kita lakukan satu anak-anak keluar kampus belajar di dunia teknologi selama enam bulan. Dua, jagoan jagoan teknologi mengajar di dalam kampus dan ketiga inkubasi inkubasi wirausaha di dalam kampus kampus kita, kita berikan pembekalan dan juga berikan mereka mentorship," ujarnya.

Menurut Nadiem, program mentorship untuk anak bangsa jauh lebih penting dibanding capital (ekonomi). Ia berharap tiga serangan ini dapat menjadi kontribusi dari digital talent ke depan.

"Saya rasa kita akan memasuki era baru di mana kita tidak bisa hanya mengejar ketertinggalan kita. Kita harus melakukan lompatan," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini