Baru 10% SD di Bandung Barat Gelar PTM, Kebanyakan Belum Siap Sarana

Adi Haryanto, Koran SI · Kamis 09 Desember 2021 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 09 65 2514366 baru-10-sd-di-bandung-barat-gelar-ptm-kebanyakan-belum-siap-sarana-XX1GpcRk2o.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

BANDUNG BARAT - Sejak digelarnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas mulai Oktober 2021, sudah banyak sekolah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sudah melaksanakannya.

Namun untuk jenjang tingkat SD ternyata belum semua sekolah di KBB yang sudah melakukan PTM Terbatas. Itu dikarenakan pertimbangan kesiapan sarana prasarana yang harus sesuai dengan protokol kesehatan dari tim Satgas Covid-19.

"Masih ada SD yang belum melakukan PTM Terbatas dan tetap belajar daring ke muridnya. Karena pertimbangannya untuk mencegah penularan Covid-19, kami tidak bisa memaksa," kata Kepala Bidang SD, Disdik KBB, Dadang A Sapardan, Rabu (8/12/2021).

Disebutkannya, dari total total 683 SD yang ada di KBB baru 90% lebih yang telah melaksanakan PTM Terbatas. Sementara 10% sisanya yang belum tersebar di beberapa kecamatan. Mereka rata-rata beralasan karena untuk mencegah Covid-19 dan belum siapnya sapras di sekolah.

"Kebanyakan alasannya karena ketidaksiapan sapras di sekolah, makanya memilih tetap pembelajaran daring supaya aman bagi guru dan siswanya," sambungnya.

Diakuinya, syarat bisa menggelar PTM terbatas adalah manakala harus bisa memenuhi berbagai persyaratan yabg ditetapkan tim Satgas COVID-19. Meskipun dari Disdik sudah memperbolehkan, tapi sekolah belum siap dan tidak ada izin dari orang tua maka PTM tidak bisa digelar.

Disinggung soal evaluasi pelaksanaan, Dadang mengaku proses PTM Terbatas di sekolah yang melaksanakan berjalan lancar. Semua dilakukan dengan menerapkan prokes ketat bagi siswa dan guru, dari mulai datang masuk ke lingkungan sekolah hingga mereka kembali lagi ke rumahnya masing-masing.

"Itulah yang membuat di KBB tidak ada klaster penularan atau temuan kasus dari sekolah. Semoga kondisi itu terus terjaga sambil upaya vaksinasi ke pelajar juga terus digenjot," tandasnya. adi haryanto

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini