Deretan Kampus Presiden Indonesia, Bung Karno di ITB hingga Jokowi Lulusan UGM

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Senin 06 Desember 2021 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 65 2511294 deretan-kampus-presiden-indonesia-bung-karno-di-itb-hingga-jokowi-lulusan-ugm-WTa5ODdGCa.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Ant)

JAKARTA - Menjadi presiden di Indonesia memang tidak mensyaratkan harus lulusan perguruan tinggi alias sarjana. Namun, hampir seluruh presiden yang pernah menjabat di negeri ini merupakan alumni universitas, baik itu di dalam negeri maupun mancanegara.

Kampus mana saja yang pernah menjadi pilihan presiden RI dalam menuntut ilmu? Berikut daftarnya.

1. ITB – Soekarno


Sempat beberapa tahun tinggal bersama orangtuanya di Blitar, Presiden pertama Indonesia Soekarno lahir dan besar di Surabaya, Jawa Timur. Setamatnya dari sekolah dasar, Soekarno kos di rumah H.O.S Cokroaminoto, tokoh nasional pendiri Syarikat Islam, di Surabaya.

Ia melanjutkan kuliah di Technische Hoge School atau yang kini disebut Institut Teknologi Bandung (ITB), selepas SLTA. Di ITB, Soekarno memilih jurusan teknik sipil. Presiden yang populer dengan panggilan Bung Karno ini dikabarkan lulus kuliah pada 25 Mei 1926. Bersama delapan insinyur lainnya, Soekarno diwisuda pada 3 Juli 1926.

2. KNIL – Soeharto


Soeharto mengenyam pendidikan dasar di beberapa tempat, karena orangtuanya sering berpindah. Semula ia bersekolah di SD Puluhan, Godean, lalu pindah ke SD Pedes, Bantul, kemudian pindah lagi ke Wonogiri. Di tingkat SMP, Soeharto melanjutkan sekolah di SMP Muhammadiyah Yogyakarta.

Karena hambatan ekonomi, Soeharto tidak dapat langsung meneruskan pendidikan ke perguruan tinggi. Namun, Soeharto tak patah semangat hingga akhirnya ia dapat melanjutkan pendidikan di bidang mliter.

Soeharto mendaftar sebagai anggota Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL) atau tentara Kerajaan Belanda. Sayang, dia hanya sempat bertugas selama tujuh hari dengan pangkat Sersan lantaran Belanda telah menyerah pada Jepang.

3. ITB – BJ Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan salah satu presiden Indonesia yang dikagumi dan dihormati banyak orang lantaran kecerdasannya. Karena penemuannya yang menjadi solusi atas penerbangan di bagian sayap pada pesawat terbang, ia mendapat julukan Mr. Crack.

Tak berbeda dengan Bung Karno, BJ Habibe juga berkuliah di ITB, tepatnya di jurusan teknik mesin, pada 1954. Namun, di tahun berikutnya, Habibie melanjutkan pendidikan aeronautika dan astronautika (Teknik Penerbangan) dengan spesialisasi konstruksi pesawat terbang di Rhein Westfalen (RWTF) Aachen, Jerman Barat.

Pria kelahiran Parepare, 25 Juni 1936 ini memperoleh gelar Diplom Ingenieur pada 1960 dan gelar Doktor Ingenieur pada 1965 dengan predikat terbaik yaitu Summa Cum Laude.

4. Universitas Al Azhar dan Baghdad University – Abdurrahman Wahid

Presiden Abdurrahman Wahid atau yang kerap disapa Gus Dur ini menerima beasiswa dari Kementerian Agama untuk menempuh pendidikan di Al-Azhar University, Kairo, tahun 1964. Gus Dur pada saat itu memilih jurusan studi Islam.

Tak hanya sampai di situ, Gus Dur terus memperdalam ilmunya dan melanjutkan studi ke Baghdad University di Irak. Pada tahun 1970, Gus Dur berhasil meraih gelar Sastra Arab.

5. Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia – Megawati Soekarno Putri

Putri Presiden Soekarno ini pernah menjadi mahasiswi pertanian di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung pada tahun 1965 - 1967. Karena kondisi sosial politik yang berubah, dengan hadirnya rezim Orde Baru, Megawati tak sampai selesai mengarungi pendidikan pertaniannya.

Setelah kondisi kembali membaik, Megawati meneruskan pendidikannya di Universitas Indonesia (UI) dan mengambil jurusan psikologi. Lagi-lagi, tepatnya tahun 1970, Megawati terpaksa berhenti sebelum tamat kuliah karena ayahnya meninggal dunia.

6. AKABRI hingga IPB – Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono atau dikenal dengan sebutan SBY adalah seorang presiden lulusan militer. Perjalanan pendidikan pria kelahiran Pacitan, 9 September 1949 ini cukup panjang. Ia menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri.

Pada 1973, SBY masuk Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri). Setamatnya dari Akabri, ia melanjutkan pendidikan di Airbone and Ranger Course, Fort Benning, AS, pada 1976.

Setelah melanglang di beberapa sekolah tinggi militer di Amerika Serikat, Panama, Belgia, dan Jerman, SBY kembali meneruskan pendidikan militer di Indonesia. Presiden Indonesia ke-6 ini juga merupakan lulusan Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS. Terakhir, SBY meraih gelar doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004.

7. Universitas Gadjah Mada – Joko Widodo

Presiden Indonesia yang masih menjabat saat ini, Joko Widodo, menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Solo. Selepas SMA, Jokowi pindah ke Yogyakarta dan menimba ilmu di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Di UGM, Jokowi mendalami tentang struktur kayu, pemanfaatannya, hingga teknologinya. Selama kuliah ia aktif melakukan kegiatan alam dan bergabung sebagai Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama. Jokowi diberitakan lulus pada tahun 1985 dengan gelar sarjana Ilmu Kehutanan.

*Diolah dari berbagai sumberΒ 

Pratitis Nur Kanariyati/Litbang MPI

Β 

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini