Rancang Jembatan Tipe Arc-Truss, UNS Sabet Juara 1 Nasional D'Village 10th Edition

Tim Okezone, Okezone · Senin 29 November 2021 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 29 65 2509216 rancang-jembatan-tipe-arc-truss-uns-sabet-juara-1-nasional-d-village-10th-edition-YHG1nTIkN8.jfif UNS sabet juara 1 Nasional D'Village 10th Edition. (Dok UNS)

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sukses raih prestasi tingkat nasional dalam ajang D’Village 10th Edition. Tim perwakilan UNS, Semar Mustaqiim, mengukuhkan diri sebagai juara pertama pada kategori Bridge Construction Competition.

Anggota tim tersebut adalah Dimas Luvi Zuniatama, Faza Bagus Fauzan, dan Mario Hendrawan, mahasiswa Program Studi (Prodi) S-1 Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) UNS.

Bridge Construction Competition diselenggarakan sebagai wadah pengembangan kompetensi calon-calon insinyur teknik sipil dengan berkompetisi di bidang perencanaan jembatan yang kuat dan ekonomis.

Dimas menjelaskan Jembatan Bhima Juwana, nama jembatan tersebut, menggunakan kombinasi bentuk jembatan tipe arch dan tipe truss. Hal ini dilakukan agar timbul kesan estetik dari jembatan yang didesain. Selain itu, tipe Arch-Truss berpengaruh pada pendistribusian beban ke lengkung jembatan. Tipe ini juga meminimalkan adanya buckling.

Tim Semar Mustaqiim merancang jembatan tersebut untuk dibangun di jalan Sudirman Sel 1, Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Dalam desainnya, lokasi ini dipilih untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tua dan rentan terjadi masalah.

UNS Sabet Juara 1 Nasional D'Village 10th Edition (Dok UNS)

“Bentuk arch itu seperti busur, bentuk truss merupakan bentuk geometri segitiga yang saling tersusun. Dari kedua geometri ini, kami gabungkan sehingga jembatan memiliki busur tetapi masih ada kombinasi bentuk segitiga di desain jembatannya,” kata Dimas, dalam siaran pers UNS yang diterima Senin (29/11/2021).

Desain jembatan mereka telah memperhatikan pemilihan elemen dan pemilihan geometri mana yang dinilai cocok. Hal tersebut mengingat kompetisi ini mengharapkan peserta mendesain jembatan yang kuat tetapi efisien.

Baca Juga : Keren! Bengawan UV UNS Borong Tiga Gelar Juara KRTI 2021

Tim Semar Mustaqiim juga telah memperhitungkan keamanan jembatan ini melalui analisis struktur. Dari setiap elemen baja yang didesain, mereka buat hitungan guna menghindari adanya kegagalan pada beragam kondisi. Dimas menjelaskan, mereka menganalisis secara manual pada kondisi tekuk, lentur, geser dan lain-lain. Mereka juga memperkuat kebenaran hitungan dengan pemodelan menggunakan perangkat lunak.

Dalam pelaksanaannya, metode sliding dipilih dengan mempertimbangkan optimalisasi untuk jembatan yang dibuat. Metode ini dilakukan dengan menggeser secara lateral jembatan tersebut dengan menggunakan roller dan peralatan lain. Metode ini dinilai cocok dikarenakan tidak membutuhkan bangunan tower crane yang terlalu banyak. Mereka cukup senang ketika berhasil meraih juara 1. Banyak hal yang telah dikorbankan dibayar tuntas dengan raihan yang yang membanggakan ini. Apresiasi dan rasa terima kasih turut diberikan kepada seluruh pihak yang telah membantu kesuksesan Tim Semar Mustaqiim, khususnya kepada Dr Eng. Halwan Alfisa Saifullah, ST, MT selaku dosen pembimbing. "Intinya terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu kami, khususnya dosen pembimbing kami Pak Halwan Alfisa. Semoga ke depannya semakin banyak teman-teman yang bisa mendapatkan juara seperti kami dan bisa membanggakan kampus UNS kita," tutur Dimas. Bridge Construction Competition yang mengusung tema "Innovation of a Durable and Economic Bridge Design for Sustainable Infrastructure Development" adalah sub kegiatan dari D'Village 10th Edition berupa rangkaian acara perlombaan dan entertaiment. Pengumuman pemenang kategori ini disampaikan melalui Instagram, @dvillage_its pada Kamis (4/11/2021).
1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini