Reformasi BUMN Diterapkan, Generasi Muda Diberikan Kesempatan Erick Thohir

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 27 November 2021 21:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 27 65 2508440 reformasi-bumn-diterapkan-generasi-muda-diberikan-kesempatan-erick-thohir-IrMXb9VTAh.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: MPI/Avirista)

MALANG – Lima pemimpin muda Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berhasil di bawah usia 42 tahun berhasil dicapai. Capaian ini menunjukkan Kementerian BUMN memberikan kesempatan kepada anak – anak muda di Indonesia.

“Di BUMN, kami memiliki target lima persen pemimpin muda pada tahun ini. Alhamdulillah itu tercapai,” ucap Menteri BUMN Erick Thohir, saat mengisi orasi ilmiah bertemakan Globalization and Digitalization di Universitas Brawijaya Malang, pada Sabtu (27/11/2021).

Erick menjelaskan, hingga November 2021, pihaknya telah mengangkat sejumlah pimpinan muda yang berusia di bawah 42 tahun, dan telah menduduki posisi strategis sebagai pimpinan-pimpinan BUMN yang ada di Indonesia.

Menteri berusia 51 tahun ini menerangkan, generasi muda harus diberikan kesempatan menjadi pimpinan BUMN agar bisa menunjukkan karyanya. Tapi ia mengingatkan penunjukan anak muda menjadi pimpinan BUMN juga tidak asal-asalan, perlu diiringi kompetensi mumpuni yang dimiliki.

"Generasi muda indonesia harus diberi kesempatan, tetapi tentu kesempatan itu bisa tercapai kalau punya kompetensi," ujarnya.

Sejumlah nama yang kini menduduki jabatan tinggi di BUMN tersebut diantaranya adalah Viviana Dyah Ayu Retno yang menjabat Direktur Keuangan BRI di usia 42 tahun dan Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Jaringan dan Layanan BRI di usia 40 tahun.

Kemudian Soleh Ayubi yang berusia 38 tahun dan saat ini menjabat sebagai Chief Digital Healthcare Officer PT Bio Farma (Persero). Sebelumnya, Soleh memiliki karir yang cukup baik di Amerika Serikat.

Selain itu, Erick juga mencontohkan Muhammad Fajrin Rasyid yang ditunjuk sebagai Direktur PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Fajrin sebelumnya merupakan co-founder dan Presiden Bukalapak.

"Kita tidak mungkin asal menarik top leadership tapi juga bukan the best talent. Kami punya komitmen, " ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini