Sementara Ibu Ina menuturkan, Nadiem sering bertanya hal-hal yang bersifat kritis dan juga sering menyampaikan hal-hal yang baru.
"Inovasinya juga menarik dan tidak pernah berwajah sedih," ungkap Ibu Ina.
Sementara Ibu Nina tidak pernah mengira Nadiem akan menjadi seorang menteri. Akan tetapi dia mengakui bahwa Nadiem suatu saat akan menjadi pemimpin karena sejak kelas 3 jiwa pemimpin dari diri Nadiem sudah terlihat.
Sementara Nadiem mengungkapkan, dia dididik oleh guru-guru hebat di SD tempatnya bersekolah dulu. Satu hal yang dia ingat adalah, para gurunya memang tegas namun selalu memberi ruang berekspresi dan mengapresiasi pertanyaan-pertanyaan dari anak didiknya.
(Widi Agustian)