Potret Menteri Nadiem Reuni dengan 3 Guru SD-nya

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Jum'at 26 November 2021 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 26 624 2507681 potret-menteri-nadiem-reuni-dengan-3-guru-sd-nya-TP42cXOXp8.jpg Menteri Nadiem bersama tiga gurunya saat SD. (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tampaknya memanfaatkan momentum Hari Guru untuk bernostalgia dengan para gurunya.

Nadiem bertemu dengan 3 gurunya ketika dia bersekolah di SD Al Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ketiganya berbincang dengan Nadiem yang kerap disapa Mas Menteri pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 yang digelar secara luring dan daring.

Awalnya Nadiem membuka acara tersebut dengan memberikan sambutan. Nadiem mengucapkan terima kasih atas pengorbanan dan ketangguhan para guru di Indonesia yang tetap semangat mengajar di tengah pandemi sehingga para pelajar tetap mendapatkan hak mendapat pembelajaran.

Baca juga: Hari Guru Nasional, P2G Desak Adanya Regulasi Upah Layak untuk Honorer


Baca juga: Upacara Hari Guru Nasional, Nadiem: Pandemi Tak Padamkan Semangat Guru

Dengan memakai kaos hitam bertuliskan Merdeka Belajar, Nadiem juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang rumahnya menjadi tempat dia bermalam ketika melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah.

Tidak hanya bertemu dengan perwakilan para guru dari sejumlah daerah di Indonesia, namun di acara yang digelar secara luring di JI Expo Kemayoran Nadiem juga bertemu dengan 3 guru yang pernah mengajarnya di SD Al Izhar Pondok Labu.

"Saya diberitahu bahwa 3 guru saya ternyata hadir disini. Pak Anwar, Bu Nina dan Bu Ina," sapa Nadiem kepada ketiganya dan mengajak mereka ke atas panggung.

Pak Anwar mengatakan, semasa menempuh pendidikan di SD bilangan Jakarta Selatan itu, Nadiem memang sudah terkenal kritis dan suka bertanya akan hal-hal yang sama sekali tidak terduga diucapkan oleh anak seusianya.

"Kita banyak belajar dari Mas Menteri kecil ini dulu. (Tahun) 96 sudah ngomongin nuklir," tuturnya Pak Anwar.

Pak Anwar menuturkan, dia banyak belajar hal-hal baru atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Nadiem.

Karena banyak pertanyaan tidak terduga yang dia pun tidak tahu jawabannya, maka dia pun akan mengajak anak didiknya untuk mencari jawabannya di perpustakaan atau sumber-sumber lain.

Sementara Ibu Ina menuturkan, Nadiem sering bertanya hal-hal yang bersifat kritis dan juga sering menyampaikan hal-hal yang baru.

"Inovasinya juga menarik dan tidak pernah berwajah sedih," ungkap Ibu Ina.

Sementara Ibu Nina tidak pernah mengira Nadiem akan menjadi seorang menteri. Akan tetapi dia mengakui bahwa Nadiem suatu saat akan menjadi pemimpin karena sejak kelas 3 jiwa pemimpin dari diri Nadiem sudah terlihat.

Sementara Nadiem mengungkapkan, dia dididik oleh guru-guru hebat di SD tempatnya bersekolah dulu. Satu hal yang dia ingat adalah, para gurunya memang tegas namun selalu memberi ruang berekspresi dan mengapresiasi pertanyaan-pertanyaan dari anak didiknya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini