5 Jenis dan Manfaat Hutan di Indonesia, Jadi Paru-Paru Dunia

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 19 November 2021 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 65 2504567 5-jenis-dan-manfaat-hutan-di-indonesia-jadi-paru-paru-dunia-MecBoCLKsT.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Hutan menjadi salah satu kekayaan Indonesia yang bisa dibanggakan di tingkat dunia. Luasnya hutan di Indonesia juga menjadi salah satu yang terbesar hingga saat ini.

Isu perubahan iklim membuat keberadaan hutan menjadi lebih sentral. Hutan yang menjadi pasokan oksigen dunia, amat dibutuhkan keberadaaannya.

Namun, sebenarnya, ada beberapa jenis dan fungsi hutan. Dilansir dari beberapa sumber, berikut fungsi dan manfaat hutan yang ada di dunia:

1. Hutan Hujan Tropis

Sebagai negara tropis, Indonesia tentu memiliki hutan hujan. Hutan jenis ini banyak tersebar di seluruh kepulauan Indonesia dengan sinar matahari, curah hujan dan temperatur udara yang tinggi.

Ekosistem yang dapat ditemukan di dalam hutan jenis ini sangat bervariasi, dengan tanaman yang cenderung berbatang besar dan berdaun lebat. Karenanya, hutan hujan tropis cocok sebagai tempat penangkaran berbagai flora dan fauna.

2. Hutan Bakau

Indonesia adalah negara kepulauan. Artinya, negeri ini memiliki banyak garis pantai dan hutan bakau yang sangat berguna bagi kehidupan air dan warga pesisir pantai. Hutan bakau, seperti namanya, terdiri dari pohon bakau yang tumbuh di pantai yang landai dan berlumpur.

Jenis hutan ini sangat berguna untuk pemecah dan penahan ombak, pencegah abrasi, serta sebagai tempat hidup ikan dan udang kecil.

3. Hutan Sabana

Meskipun disebut hutan, sabana terlihat seperti padang rumput yang diselingi pepohonan dan semak belukar.

Biasa dijumpai di daerah timur Indonesia, hutan sabana cocok untuk dijadikan lahan peternakan. Sapi, kambing, hingga kuda dapat dengan leluasa merumput di hutan sabana yang luas dan terbuka.

4. Hutan Rawa

Hutan jenis ini banyak ditemukan di pantai timur Sumatera, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Tanah yang digenangi air menjadi tempat hidup bagi tumbuhan seperti pandan dan ketapang.

Rata-rata tanaman yang tumbuh di hutan ini berukuran kecil dan tidak memiliki akar yang kuat menembus tanah yang padat.

Hutan jenis ini berguna sebagai sumber cadangan air dan dapat mencegah terjadinya intrusi air laut ke dalam air tanah.

5. Hutan Musim

Jenis hutan ini mendapatkan namanya karena memiliki perbedaan cukup mencolok saat pergantian musim terjadi.

Hutan yang dapat ditemukan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah ini memiliki variasi fauna yang tidak sebanyak hutan hujan tropis.

Kebanyakan tanaman yang tinggal di hutan jenis ini merupakan spesies serangga, burung, hingga ular. Pada musim hujan, daun-daun tumbuhan di hutan ini akan terlihat hijau lebat, tetapi ketika musim panas tiba, hutan musim akan terlihat berbeda karena dedaunan tumbuhan tersebut akan meranggas ketika peralihan musim terjadi.

Hutan ini dapat menjadi indikator pergantian musim dan dijadikan sebagai hutan produksi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini