Mau Dapat Beasiswa Kuliah di Cina, Ini Syaratnya

Widya Michella, MNC Media · Jum'at 19 November 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 19 65 2504413 mau-dapat-beasiswa-kuliah-di-cina-ini-syaratnya-y8eIkACSZs.jpg Foto: istimewa

JAKARTA - Negara Cina kini membuka lebar para calon mahasiswa dari luar. Dari Indonesia sendiri, saat ini terdapat sekitar 15.000 mahasiswa yang belajar di berbagai perguruan tinggi di Cina. Hal yang paling menarik kuliah di Cina adalah adanya beasiswa yang bisa diambil oleh para calon mahasiswa.

Beasiswa yang disediakan oleh universitas, provinsi maupun pemerintah Cina ini ada dalam bentuk beasiswa partial maupun beasiswa penuh.

Adapun penerima beasiswa adalah untuk calon mahasiswa yang memiliki prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik dan ingin melanjutkan program studi S1, S2, S3 ataupun short course, khususnya untuk pembelajar bahasa Mandarin.

Chairman & Founder ChineseRd Lembaga pendidikan Bahasa Mandarin yang berbasis di Shenzen, Guo Xinlin mengatakan, para calon mahasiswa dari Indonesia yang berminat mencari beasiswa untuk kuliah di Cina, tentunya harus menyiapkan berbagai syarat.

Dia menuturkan, syaratnya seperti mulai dari data nilai dan pendidikan terakhir, study plan dan surat rekomendasi. Dan yang paling penting adalah bahwa yang mengajukan beasiswa harus memiliki sertifikat kompetensi bahasa asing yang relevan. Terutama sertifikat ujian kompetensi Bahasa Mandarin atau Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK).

"Jika mempunyai sertifikat HSK maka akan lebih mempunyai daya saing untuk meraih kesempatan beasiswa," katanya, Jumat (19/11/2021).

Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK) merupakan ujian standarisasi untuk kemahiran berbahasa mandarin bagi penutur asing, seperti mahasiswa internasional, serta pendatang.

Sertifikat HSK memiliki fungsi dan setara dengan test EILTS atau TOEFL untuk Bahasa Inggris. Di level 4, calon mahasiwa harus dapat berkomunikasi dalam Bahasa mandarin untuk topik yang kompleks.

ChineseRd merupakan penghubung bagi para calon mahasiswa Indonesia yang akan belajar di Cina. Lembaga yang memiliki cabang di Indonesia ini juga memiliki kelas intensif bagi para calon mahasiswa untuk mengambil sertifikasi HSK.

Director ChineseRd Indonesia Ceacillia Huang mengatakan, penguasaan Bahasa Mandarin yang baik tentunya menjadi syarat utama untuk kuliah di Cina, karena memang Bahasa Mandarin merupakan Bahasa pengantar dalam perkuliahan.

"Para calon mahasiswa khususnya yang akan mengajukan bea siswa, disarankan untuk mengikuti kursus Bahasa Mandarin untuk mencapai minimal HSK level 4 sebagai syarat utama menerima bea siswa," ujarnya.

Terkait beasiswa untuk kuliah di Cina, ChineseRd sampai saat ini telah menjadi pengubung sekaligus advisor kepada lebih dari 60 orang mahasiswa asal Asia Tenggara yang berhasil mendapatkan beasiswa dan kini belajar di beberapa Universitas ternama di Cina, seperti Nanjing University, Huazhong University of Science and Technology, serta Zhongnan University.

ChineseRd saat ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Cina seperti, Nanjing University, Central China Normal University, South China University of Technology, East China University of Science and Technology, Xi'an Jiaotong University, Guangxi University, Guangxi Normal University, Jilin University, Northwestern Polytechnical University, serta Lanzhou University dan puluhan universitas lainnya di Cina.

“Bagi mahasiswa dari Indonesia, tentunya meneruskan pendidikan tinggi di Cina akan menjadi satu nilai lebih. Hal ini karena pendidikan di Cina sudah mulai bersaing, baik di level regional maupun global. Selain itu, adanya bea siswa di untuk berbagai perguruan tinggi di Cina, tentunya menjadi kelebihan, karena bisa menghemat dari sisi biaya. Namun sekali lagi, yang paling penting adalah penguasaan Bahasa Mandarin yang baik," ungkap Ceacillia Huang.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini