PACITAN - Hujan deras memicu longsor di Pacitan, Jawa Timur. Longsor membawa material berupa batu bercampur lumpur, pasir, dan kerikil yang memutus jalan penghubung antar desa di Kecamatan Arjosari.
Di tengah situasi ini, siswa yang hendak ke sekolah nekat menerobos lokasi longsor dan menyeberangi sungai berarus deras untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Tindakan nekat ini mereka lakukan agar bisa belajar di sekolah.
BACA JUGA: 1 Rumah Ambruk dan Terbawa Longsor Arus Sungai Cipelang, 1 Orang Terluka
Tak hanya pelajar, warga desa yang lain pun juga nekat melintas lokasi longsor karena jalur ini merupakan satu-satunya penghubung Desa Karangrejo ke Kota Kecamatan Arjosari.
Warga mengatakan, banjir dan longsor batu terjadi Senin (8/11/2021) sore. Hujan deras menyebabkan lereng Gunung Parangan longsor membawa lumpur dan batu terbawa yang menutup jalan menyebabkan akses jalan dari dua desa lumpuh.
Dengan alat seadanya warga berusaha membersihkan material longsor yang menutup jalan.
BACA JUGA: Sekolah Terancam Longsor, Siswa SD Sukomoyo Ketakutan
Kejadian ini bukan pertama kali terjadi karena setiap musim penghujan tiba longsor kerap menerjang wilayah setempat. Meskipun sudah ada dam yang dibangun, material yang longsor dari Gunung Parangan tidak bisa dibendung.
Sampai Selasa (9/11/2021) siang, material longsor masih menutup jalur semua kendaraan roda empat tak bisa melintas.
(Rahman Asmardika)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik