Share

Tenaga Kerja Lulusan SMK di Jatim Catat Kenaikan

Lukman Hakim, Koran SI · Senin 08 November 2021 11:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 624 2498324 tenaga-kerja-lulusan-smk-di-jatim-catat-kenaikan-IDGExHjnxy.jpg Ilustrasi siswa SMK (Foto: Okezone)

SURABAYA – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim), tenaga kerja dengan ijazah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan tren meningkat.

"Penduduk yang bekerja sebanyak 21,04 juta orang, meningkat sebanyak 74.780 orang dari Agustus 2020," terang Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Jatim, Sunaryo dalam rilis BPS Jatim, Senin (8/11/2021).

Sementara itu, pekerja dengan pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) masih cukup tinggi. Berdasarkan data BPS Jatim, pada Agustus 2021, pekerja berpendidikan SD ke bawah sebanyak 42,58 persen. Sementara yang berpendidikan tinggi yaitu Diploma dan Universitas sebesar 2,27 juta orang atau 10,78 persen.

Baca juga: Menko PMK Ingin Siswa SMK Sudah Kerja Sebelum Tamat Sekolah

Distribusi penduduk bekerja menurut pendidikan masih menunjukkan pola yang sama baik pada Agustus 2020 maupun Februari 2021. Dibandingkan dengan Agustus 2020 dan Februari 2021, tenaga kerja dengan pendidikan SD ke bawah, menunjukkan tren menurun.

Berdasarkan hasil Survey Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2021, tiga lapangan pekerjaan di Jatim yang menyerap tenaga kerja paling banyak. Diantaranya, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yaitu sebesar 31,68 persen. Disusul Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 19,00 persen dan Industri Pengolahan sebesar 15,12 persen. "Dominasi tiga sektor ini masih menunjukkan pola yang sama dengan kondisi Agustus 2020 dan Februari 2021," tandas Sunaryo.

 Baca juga: Siswi SMK Ciptakan Alat Terapi Elektrik untuk Obati Nyeri Otot dan Pegal Linu

Berdasarkan data BPS Jatim, hingga Agustus 2021, sebanyak 1,28 juta orang di Jatim berstatus pengangguran. Jika dibanding dengan Februari 2021, jumlah pengangguran itu bertambah 134.330 orang.

Sedangkan penduduk usia kerja di Jatim pada Agustus 2021 sebesar 21,04 juta orang, naik 7.040 orang dibandingkan Februari 2021. Jumlah penduduk yang bekerja cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yaitu 22,32 juta orang (70 persen). "Sisanya termasuk bukan angkatan kerja," lanjutnya.

Sementara itu, terdapat tiga kategori lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar jika dibandingkan dengan Agustus 2020. Diantaranya, Sektor Jasa Pendidikan 0,54 persen, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran 0,52 persen dan Sektor Industri Pengolahan 0,50 persen. Sementara tiga sektor yang mengalami penurunan terbesar dibandingkan Agustus 2020 yaitu Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 1,33 persen, Sektor Jasa Lainnya 0,40 persen dan Sektor Konstruksi 0,30 persen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini