4 Mahasiswa Teknik Mesin UNS Borong Gelar di LNTRBM 2021

Tim Okezone, Okezone · Rabu 03 November 2021 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 03 65 2496075 4-mahasiswa-teknik-mesin-uns-borong-gelar-di-lntrbm-2021-vE5MXHf2mc.png 4 Mahasiswa UNS peraih penghargaan di LNTRBM 2021 (foto: ist)

SOLO – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menambah pundi-pundi prestasi. Empat mahasiswa program studi (prodi) Teknik Mesin, Fakultas Teknik (FT), UNS berjaya di Lomba Nasional Tahunan ke-10 Rancang Bangun Mesin (LNTRBM 2021). Tim UNS berhasil memborong gelar dalam gelaran tersebut dengan mengantongi Juara 2 sekaligus Best Presentation LNTRBM 2021.

LNTRBM merupakan kompetisi inovasi perancangan dan desain alat industri yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa berinovasi serta kepedulian mahasiswa terhadap kemandirian bangsa melalui teknologi. Tim UNS yang beranggotakan Mohammad Inggi Hilmawan, Adriansyah Bagus Aryanto, Muhammad Imaduddin Hanif, dan Andhika Bagus P.V.P berhasil memborong dua gelar setelah bersaing secara sengit dengan 24 tim lain yang berasal dari perguruan tinggi se-Indonesia pada acara ini.

“Ketika menunggu pengumuman jujur sedikit takut untuk menaruh harapan yang tinggi mengingat banyak sekali universitas ternama lain yang bersaing. Namun, saat melihat pengumuman, saya dan teman-teman tim sangat senang dan juga terkejut karena tim kami berhasil mendapatkan dua titel juara sekaligus. Semua perasaan lelah dan capai seakan langsung terbayarkan,” ujar Inggi, anggota tim UNS dalam keterangannya, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: UNS Raih Peringkat 9 Peraihan Medali Pimnas 2021 di USU

Dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia (BKSTM Indonesia) tersebut, tim UNS mengawali perjalanan dengan mengirim proposal teknis desain yang berisikan perancangan detail tentang alat yang dirancang. Alat yang mereka usulkan harus sesuai dengan tema yang dicanangkan panitia yakni “Alat Permainan Edukasi Mekanik”. Proposal yang mereka kumpulkan kemudian diseleksi panitia dan dipilih 15 tim terbaik.

Usai lolos ke babak 15 besar, tim UNS harus membuat video presentasi alat untuk dapat melaju ke babak semifinal. Selain presentasi alat, tim juga diharuskan mengikuti penilaian tanya hawab secara langsung dari pihak panitia melalui platform online meeting. Serangkaian seleksi yang memakan waktu selama tiga bulan tersebut akhirnya berbuah manis dengan kampiunnya tim UNS di posisi kedua.

Baca juga: Keren! Mahasiswa UNS Luncurkan Wisata Kreatif Lawu di Tengah Pandemi

Untuk menyiapkan perlombaan ini, tim UNS melakukan berbagai macam upaya seperti perancangan alat, pembuatan alat, serta pengkajian proposal. Tidak lupa mereka juga melakukan revisi pada proposal usulan mereka. Selain itu, mereka juga menyiapkan video presentasi dengan sungguh-sungguh. Simulasi tanya jawab juga dilakukan demi mendapatkan jawaban terbaik untuk disampaikan kepada juri.

Dari serangkaian seleksi tersebut, Inggi mengatakan dia dan timnya mendapatkan pelajaran berharga selain kemenangan.

“Kesan khusus dari LNTRBM yang saya dan tim dapatkan adalah kita sudah seharusnya percaya diri dan berjuang sekuat tenaga. Tim kami sempat sedikit pesimistis ketika melihat kompetitor dari universitas-universitas lain yang jauh lebih hebat dari kami, tetapi dengan percaya diri dan tekad berjuang yang sangat tinggi, Alhamdulillah tim kami dapat membawa pulang titel juara serta ikut membanggakan nama UNS," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini