Inovasi Atasi Diabetes, Mahasiwa UNY Racik Mi dari Petai Cina

MNC Portal, · Jum'at 22 Oktober 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 65 2490043 inovasi-atasi-diabetes-mahasiwa-uny-racik-mi-dari-petai-cina-RkdwUGzsG9.jpg Foto: Tangkapan layar.

YOGYAKARTA – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat inovasi olahan bahan pangan dengan memanfaatkan petai cina dan membuatnya menjadi mie yang diberi nama Beta Health Noodle. Makanan ini cocok untuk dikonsumsi penderita diabetes karena mengandung tannin, galaktomanan dan flavonoid yang bisa menurunkan kadar gula darah.

Ide pembuatan makanan olahan ini berawal dari keprihatinan beberapa mahasiswa karena diabetes masih menjadi penyakit yang mematikan. Diabetes saat ini menduduki peringkat ketiga penyakit paling mematikan di Indonesia setelah stroke dan jantung.

BACA JUGA: Mahasiswa UNY Kembangkan Sistem Pertanan Hidroponik, My Farm

Mi ini dibuat dengan biji petai cina yang sudah tua atau berwarna coklat, 200 gram tepung terigu, 25 gram tepug kanji, garam, dan telur. 

Proses pembuatannya adalah dengan menghaluskan biji petai cina menggunakan blender, dan mencampurkan bubuknya dengan tepung terigu dan tepung kanji. Tambahkan sedikit telur, minyak goreng, dan garam ke dalam adonan sambil terus diulen hingga kalis.

BACA JUGA: Mahasiswi Universitas Pertamina Buat Inovasi Eksplorasi Lepas Pantai Ramah Lingkungan

Adonan yang sudah kalis kemudian digiling dengan ukuran satu hingga halus dan ke ukuran empat untuk dipotong hingga terbentuk potongan mie.

Dalam penyajiannya, mie direbus terlebih dahulu, tambahkan bumbu dan sayuran sesuai selera. Kemudian tumis bumbu yang sudah disiapkan, campurkan mie dan sayuran, tambahkan kecap dan mie siap dihidangkan.

“Mi petai cina ini dibuat sebagai ikhtiar untuk mengobati penyakit diabetes dengan menggunakan bahwan herbal selain itu di masyarakat tanama petai cina banyak tumbuh di kebun warga, namun biji petai cina belum banyak dimanfaatkan, hanya sebatas kudapan saja,” kata Ahzami Fadilah, mahasiswa prodi teknik UNY yang menggagas inovasi mi ini.

Biji petai cina telah terbukti memiliki efek antidiabetes melalui penelitian karena kandungan tanin, galaktomanan dan flavonid yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Inovasi karya Ahzami, Intan Diah Kusuma, Wulan Febrinigsih, Siti Vera, dan Asma Nur Azizah ini berhasil meraih medali perak pada ajang World Invention Competition and Exhibition 2021 yang diselenggarakan oleh Young Scientist Association (IYSA) dan Segi College, Subang Jaya, Malaysia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini