Penggunaan STEM Sudah Menjadi Kehidupan Sehari-hari

Tim Okezone, Okezone · Selasa 19 Oktober 2021 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 19 65 2488804 penggunaan-stem-sudah-menjadi-kehidupan-sehari-hari-fckm3dLQZn.jpg Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani (foto: ist)

JAKARTA - Bidang Science, Technology, Engineering, and Math (STEM) sangat erat dengan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sebatas dibutuhkan untuk industri digital, tapi sudah akrab dengan kehidupan sehari-hari manusia modern.

Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, memang harus diakui bidang STEM sudah erat dengan hidup keseharian masyarakat. Salah satunya adalah data dan informasi.

Baca juga:  Anak Zaman Now Tertarik Bidang STEM, Orangtua Harus Dukung!

Buktinya sejak mulai dari bangun tidur di pagi hari lalu cek handphone melihat ada pesan masuk yang berarti informasi. Lalu berikutnya berbagai informasi dan data lainnya juga masuk melalui handphone sampai waktu akan tidur lagi.

"Jadi kita selalu dalam kondisi yang dipengaruhi bidang STEM tersebut setiap hari," ujar Handayani dalam webinar Girls Empowerement Through STEM Education di Jakarta (19 10 2021).

 Baca juga:  Dear Perempuan, Jangan Takut untuk Mencintai Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika

Karena itu di masa pandemi ini, bidang STEM semakin naik daun. Orang-orang tidak bisa lagi memilih tidak menggunakan teknologi, karena semua kegiatan kini menggunakan teknologi. Orang-orang terpaksa menggunakan layanan tatap muka online karena harus untuk sekolah dan kerja.

"Kesiapan Indonesia untuk STEM harus dilihat dari generasi muda seperti gen Alpha dan X yang sangat tertarik dengan bidang yang terkait dengan STEM," katanya.

Sejatinya industri digital terbuka untuk semua kalangan, tidak terkecuali bagi kaum perempuan. Namun masih banyak stigma bidang sains, teknologi, engineering dan mathematics (STEM) tidak diminati kalangan perempuan. Padahal bidang ini termasuk bisnis untuk semua kalangan.

Tidak sedikit kini untuk siswa SD hingga SMA/SMK menggunakannya untuk dapat berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi dan berkomunikasi dalam mengembangkan project/menyelesaikan masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Semuanya bisa berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Math).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini